Warga Desa Kapor Dan Desa Perreng Melakukan Audensi Di Pendopo Untuk Mencari Keadilan

Bangkalan || Targetnews.id —Menjelang Pilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 Tahap 1 di ikuti 120 se – Kabupaten Bangkalan, di duga banyak menuai kontroversi di beberapa desa antara Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) dengan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) terkait kebijakan ditingkat Kabupaten secara langsung dan banyak yang melakukan protes serta audensi.

 

Hal ini dilakukan warga Desa Kapor dan Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan mengeluhkan hal tersebut. Sehingga melakukan aksi audensi di kantor Pemerintah Daerah setempat untuk meminta keadilan pada Bupati. Perwakilan yang berasal dari kedua desa tersebut dengan estimasi massa 100 massa, Kamis (22/04/2021) pukul 10.00 WIB sampai selesai.

 

Menurut H Usman warga Desa Kapor, bahwa kedatangan mereka menemui bupati untuk meminta keadilan dan menuntut profesionalitas P2KD terhadap semua Bacakades khususnya yang telah didiskualifikasi oleh panitia.

 

“Dengan adanya ketidakadilan dan tidak profesional P2KD Desa Kapor, Kecamatan Burneh maka kami gelar aksi audiensi pada Bapak Bupati Bangkalan Abdul Latief Amin Imron,”ujarnya.

 

 

Hal Senada disampaikan Abdul Tohir tim konsultan hukum dari bacakades yang digagalkan oleh P2KD. bahwa saat ini pihaknya menegaskan ingin bertemu langsung dengan Bupati berikut P2KD, TFKD, Kapolres, Kejari dan Kodim 0829.

 

“Kami akan menunggu hingga Bupati langsung yang menemui, karena Bupati sudah terbukti mempunyai surat sakti, dan itu terbukti bisa menunda pelaksanaan pilkades di Desa Tanah Merah Laok dan Dlambah Dajah.” jelasnya.

 

Sementara itu Yodika yang juga merupakan bagian tim kuasa hukumnya menegaskan, jika Bupati belum juga menemui massa audiensi di Aula Diponegoro Kantor Pemkab Bangkalan maka pihaknya akan bergeser pada Pendopo Agung Bupati Bangkalan.

 

“Jika hingga jam 13:30 Bupati belum juga datang maka kami akan menjemput atau menemui langsung Bupati Bangkalan di Pendoponya, untuk mendapatkan keadilan seadil-adilnya dan secara tepat,” tegasnya. (Arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.