Polrestabes Surabaya Gelar Apel Pasukan Larangan Mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah 2021

SURABAYA ll Targetnews.id Tidak terasa telah memasuki pertengahan bulan suci Ramdhan 1442 hijriyah oleh umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Setelah bulan Romadhon umat muslim dan menyambut hari raya Idul Fitri yang secara historis selalu diikuti dengan tradisi mudik dan saat ini masih berada dalam masa pandemi covid 19.

Tradisi itu sangat erat hubungannya dengan terjadinya kerumunan atau pengumpulan masa yang jumlah besar melakukan mobilitas dalam waktu yang hampir bersamaan. Untuk itu pemerintah sudah mengeluarkan surat edaran nomor 13 tahun 2021 tentang larangan mudik hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi didampingi Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.p., saat memimpin apel Gelar Pasukan Larangan Mudik Lebaran 1442 Hijriyah menyampaikan, bagi petugas yang melaksanakan patroli agar mengedepankan langkah preventif disertai pendidikan hukum secara selektif prioritas.

“Dan sehingga terbentuknya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan serta tertib dalam berlalu lintas, ” ucapnya.

Selain itu, Eri juga meminta kepada seluruh petugas untuk melakukan upaya antisipasi terjadinya gangguan ketertiban masyarakat seperti halnya adanya pesta kembang api dan lain sebagainya.

“Saya juga memerintahkan jajaran Pemerintah Kota Surabaya baik Kecamatan, Kelurahan untuk tetap menjalankan tugasnya, selama libur Idul Fitri 1440 hijriyah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam merayakan lebaran,” ucap Eri Cahyadi di Lapangan Utama Polrestabes Surabaya, Senin (26/04/2021).

Setelah itu, Walikota Surabaya, Eric Cahyadi didamping Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir beserta pejabat utama mengecek langsung kesiapan personil dalam persiapan operasi larangan mudik lebaran yang akan dimulai dari tanggal 06-17 April 2021 mendatang. (Bairi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.