WABUP BANGKALAN HIMBAU SEKOLAH TRANSPARAN PENGGUNAAN DANA BOS

BANGAKALAN || Targetnews.id – Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Drs. Mohni, MM menghimbau agar Lembaga Sekolah SD maupun SMP transparan mengenai penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang ada.

 

Himbauan tersebut disampaikan paska menggelar sahur bersama di Pendopo Agung, selasa (11/5/21) dini hari.

 

Menurutnya, semua pembelanjaan dan publikasi RKAS harus sesuai dengan juknis yang ada, baik untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)

 

“Untuk dana BOS kami menghimbau agar dimanfaatkan sesuai dengan juknis yang ada karna dipendidikan itu selalu ada petunjuk teknis yang biasanya menyertai setiap adanya anggaran tertentu seperti halnya bos,” Ujar Wabup

 

Dirinya berharap dengan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) agar dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat secara umum. Selain itu, mereka, para orang tua murid,  juga secara bersama-sama dapat atau ikut mengawal Dana BOS.

 

“Harapan saya yang terpenting adalah melaksanakan saja sesuai dengan juknisnya, kepala sekolah itu harus transparansi, itu kalo menurut saya, karna nantinya juga ada keterbukaan dengan para wali murid ya, khsusunya masyarakat secara umum, karna bos ini sejatinya memang adalah untuk biaya operasional penyelenggaraan sekolah.” harap mohni.

 

Selain itu Mohni juga memberikan himbauan perihal pola pembelajaran yang saat ini dilakukan secara daring akibat dampak Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilakukan dirumah masing-masing.

 

“Pola pembelajaran sd smp kami menghimbau kepada penyelenggara pendidikan khususnya yang ada di kabupaten bangkalan sampai dengan tingkat smp itu nanti kami berharap supaya bisa saling memahami dengan keberadaan dinas, yang sementara ini juga sambil menunggu perintah dari pusat” jelas mohni

 

Mohni menambahkan ‘karna berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar itu sementara ini dilaksanakan daring, tapi ada ketidak puasan dari baik orang tua maupun murid itu tetapi sesuai keputusan dari mentri pendidikan itu yang insyaAllah dalam waktu dekat sudah akan dilaksanakan kegiatan tatap muka langsung” pungkasnya. (Rif).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.