Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 9 September 2025 - 09:49 WIB

KAPOLRI: Tindak Tegas Isu Jendral Backup Ijasa Palsu

KAPOLRI: Tindak Tegas Isu Jendral Backup Ijasa Palsu, [Foto: bib gila/TargetNews.ud]

KAPOLRI: Tindak Tegas Isu Jendral Backup Ijasa Palsu, [Foto: bib gila/TargetNews.ud]

Surabaya TargetNews.id Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu yang menyeret nama Aspihani Ideris, S.Ap., S.H., M.H., Ketua Umum Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI), kembali menjadi sorotan publik. Proses hukum yang dinilai berjalan lamban memunculkan spekulasi adanya ‘backup’ dari seorang jenderal.

Isu tersebut mencuat setelah beredar percakapan antara Aspihani dengan salah satu pengurus P3HI, yang menyebut adanya aliran dana sebesar Rp15 juta kepada seorang jenderal agar kasus tidak berjalan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan. Percakapan itu pun menimbulkan tanda tanya publik, siapa sosok jenderal yang dimaksud, apakah dari Polda atau Mabes Polri.

Aspihani sendiri diketahui memiliki kedekatan dengan jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel. Bahkan, dalam penangkapan pemilik UMKM Mama Khas Banjar beberapa waktu lalu, Aspihani turut menyampaikan apresiasi langsung kepada pejabat Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Baca juga  Polsek Maliku Melaksanakan Kegiatan Cooling System Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Masyarakat.

Sementara itu, polemik keabsahan ijazah Aspihani semakin melebar setelah beredar surat keterangan Nomor 214/SK/Undar/VII/2025 berkop Universitas Darul ‘Ulum Jombang yang menyebut dirinya sebagai mahasiswa aktif. Namun pihak Universitas Darul ‘Ulum Jombang telah membantah keabsahan surat tersebut.

Bantahan juga disampaikan salah satu pengurus P3HI, Iendah Shinta Ariesanty, melalui surat pernyataan bermaterai tertanggal 3 September 2025. Iendah menegaskan tidak pernah membuat ataupun menandatangani surat keterangan tersebut. Menurutnya, dokumen itu pertama kali ia terima dalam bentuk file PDF dari seseorang bernama Edi Prastio, kemudian hanya diteruskan kepada Aspihani. Belakangan, Edi Prastio disebut menyerahkan dokumen asli kepada seseorang bernama Sulisitono yang mengaku sebagai perwakilan Universitas Darul ‘Ulum Jombang.

Baca juga  Ngeri Istri Selingkuh dengan Pria Lain di Hotel Mojokerto di Grebek Suami Sendiri

Dokumen tersebut sempat menjadi bahan klarifikasi pihak universitas dalam undangan yang digelar Polda Kalimantan Selatan dan Lembaga Etik UNISKA MAB Banjarmasin pada 6–9 Agustus 2025.

KAPOLRI: Tindak Tegas Isu Jendral Backup Ijasa Palsu, [Foto: bib gila/TargetNews.ud]

Adapun laporan dugaan penggunaan ijazah palsu ini sebelumnya telah teregister dengan nomor STTLP/120/VIII/2025 dan STTLP/121/VIII/2025. Pelapor, Dedi, menuding dua pimpinan P3HI, yakni Aspihani Ideris dan Wijono, S.H., M.H., menggunakan ijazah sarjana dan magister hukum dari perguruan tinggi yang statusnya telah diverifikasi, namun diduga sebagian palsu. Dugaan itu mencuat setelah Dedi melakukan klarifikasi dan penelusuran langsung terhadap latar belakang pendidikan keduanya.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses dan terus mendapat perhatian publik.
Bib

Bib

Share :

Baca Juga

Artikel

Prajurit Satgasmar Pam Ambalat XXX bantu Masyarakat Perbatasan Tangkap Buaya

BERITA UTAMA

Pimpin Apel Pagi, Kapolresta Palangka Raya Sampaikan Atensi Presiden Republik Indonesia

BERITA UTAMA

Polres Malang Gelar Jumat Berkah, Beri Makanan Tambahan kepada Tahanan

BERITA UTAMA

Dengan Khidmat, Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir Laksanakan Upacara Bendera

Artikel

Peringati Hari Buruh, Polres Bojonegoro Gelar Tasyakuran Bersama SPSI

Uncategorized

Cegah Pelanggaran, Kodim 1002/HST dan Persit Ikuti Penyuluhan Hukum Dari Kumdam VI/Mulawarman

BERITA UTAMA

Babinsa Kebomas Berharap Paguyuban Kusir Delman Binaan Tetap Semangat dan Kompak Dalam Mencari Rezeki

Artikel

Santunan dan Doa Bersama Anak Yatim Non Panti di Dusun Mrisen Desa Jatirejo