Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 3 Oktober 2025 - 11:48 WIB

Proyek Uditch di Rangkah Gang 6 Disoal Warga: Sambungan Pipa Dinilai Asal-asalan

Foto : penyambung pipa warga yang terkesan asal asalan

Foto : penyambung pipa warga yang terkesan asal asalan

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Proyek pembangunan saluran Uditch dan paving di Jalan Rangkah Gang 6, tepatnya di nomor 14 dan 20, RT 2, RW 2, Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, menuai sorotan warga. Pengerjaan yang berlangsung Jumat (3/10/2025) itu dipertanyakan lantaran dinilai kurang transparan dan terkesan dikerjakan asal-asalan.

Sejumlah warga mengaku tidak pernah diajak musyawarah atau mendapat informasi resmi terkait proyek tersebut. Salah satunya Erfan, yang menyoroti teknis sambungan pipa air kotor.

“Seharusnya ada keterbukaan publik. Proyek itu harus didahului sosialisasi dan ada papan nama jelas, termasuk tanggal pelaksanaan. Kalau tidak, bisa saja terindikasi curi start,” ujarnya.

Baca juga  Wujudkan Swasembada Pangan, Satbinmas Polres Pulang Pisau Prakarsai HUT Satpam Ke-44 Dengan Tanam Sayuran

Erfan menambahkan, sambungan pipa yang awalnya dibiarkan tidak terhubung ke saluran baru disambungkan setelah ia mempertanyakan. Namun, sambungan itu pun dinilai tidak rapi karena hanya dilubangi seadanya tanpa pengecoran semen atau pengeboran sesuai standar.

“Tanpa pengawasan tenaga ahli, pekerjaan bisa asal-asalan dan berpotensi merugikan masyarakat ke depan,” tegasnya.

Berdasarkan data LPSE Kota Surabaya, proyek tersebut bernama “Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 1 m dan Saluran 30/40 dengan Cover (Jl. Rangkah Gg. 6 No. 14 dan No. 20 RT 2 RW 2)” dengan nilai pagu Rp200 juta dan HPS Rp195,5 juta. Pemenang tender adalah CV Multi Karya dengan nilai negosiasi Rp190,8 juta. Adapun satuan kerja proyek berada di bawah Kecamatan Tambaksari.

Baca juga  Kasasi Sugiarto Sinugroho (Direktur Utama PT SHC) dan Steven Sinugroho (Direktur PT SHC) Ditolak Mahkamah Agung (MA).

Warga pun meminta Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Kecamatan Tambaksari, turun tangan memastikan transparansi, keberadaan tenaga ahli, kejelasan jadwal penyelesaian, serta mutu pekerjaan proyek Uditch dan paving tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berusaha menghubungi pihak Kecamatan Tambaksari untuk memperoleh klarifikasi terkait pengawasan proyek, papan nama tanpa tanggal pelaksanaan, hingga penerapan standar K3.

Share :

Baca Juga

Artikel

ADM PERHUTANI BONDOWOSO, MENGHADIRI EKSPOSE RTT SEMESTER I TAHUN 2024

Artikel

Kegiatan rutin Personil Polsek Banama Tingang laks Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di depan mako Polsek Banama Tingang

Artikel

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Sampaikan larangan Karhutla kepada masyarakat, saat laks Patroli Dialogis

Uncategorized

Antisiapasi warga membawa sajam Personel Polsek melaksanakan Giat KRYD

Artikel

Kantor KPH Wilayah Malang, Kepala dan Staf, seluruh Karyawan. Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Batu Ke-23 – Tahun 2024. Makin Maju dan Berkembang.

Artikel

Tegas Masyarakat Mempawah Harapkan Sinergi Pemerintah untuk Maksimalkan Potensi Pelabuhan Kijing

BERITA UTAMA

Polresta Malang Kota Kembali Amankan Ratusan Motor Knalpot Brong Diduga Untuk Balapan Liar

BERITA UTAMA

Drg. Agus Dwi Sulistyantono Jabat Pj. Sekda Kota Tegal