Home / BERITA UTAMA / HUKRIM / NEWS / Tag

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:52 WIB

Dugaan Keterlibatan CV AMR, Oknum Aparat dan Satgas Halilintar Serta PT.Timah, Dibalik Politik Busuk Dalam Monopoli Dan Komoditas Timah Di Babel

TargetNews.ID/Foto/Dugaan praktik monopoli Dan Komoditas Timah di Pulau Bangka Belitung khususnya di Desa Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, semakin terendus dan mencuat ke permukaan. Aksi curang ini diduga dilakukan secara terselubung dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan.

TargetNews.ID/Foto/Dugaan praktik monopoli Dan Komoditas Timah di Pulau Bangka Belitung khususnya di Desa Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, semakin terendus dan mencuat ke permukaan. Aksi curang ini diduga dilakukan secara terselubung dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan.

TARGETNEWS.ID, Sabtu 20 Desember 2025, PANGKALPINANG – Dugaan praktik monopoli Dan Komoditas Timah di Pulau Bangka Belitung khususnya di Desa Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, semakin terendus dan mencuat ke permukaan. Aksi curang ini diduga dilakukan secara terselubung dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan.

Berdasarkan data tertulis dan informasi yang dihimpun, dugaan praktik monopoli ini dilakukan PT. Timah melalui perusahaan mitranya CV Alam Memberi Rezeki (AMR) dan diduga melibatkan sejumlah oknum Satgas Timah dan Oknum Aparat,

“Izin kami memang belum ada, sementara Timah yang kami beli dari penambang kami setor ke CV AMR. Oknum satgas halilintar arahkan kami jual harus ke PT. Timah,” jelas Bakti salah seorang kolektor di Tempilang, Senin (01/12/25).

Baca juga  Sembari Pam Sholat Tarawih, Polresta Palangka Raya Atur Arus Lalu Lintas di Masjid Al-Azhar

Menurut keterangan sumber terpercaya lainya
“CV AMR merupakan mitra PT. Timah, yang disinyalir paling banyak mengantongi Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT. Timah, jika dibandingkan perusahaan mitra lainnya.
Yakni diantaranya, di (Kabupaten Bangka) Matras, di (Kabupaten Bangka Tengah) Sanfur, (Kabupaten Bangka Barat) Cupat , Tempilang, (Kabupaten Bangka Selatan) Permis dan Suka Damai”, terangnya.

Tidak hanya paling banyak SPK dari PT. Timah. Perusahaan ini juga menampung Timah milik Bakti dan Herpan yang diketahui ilegal, tak heran jika menjadi perusahaan spesial bagi PT.Timah, dan mirisnya pemilik perusahaan ini bukan asli pribumi Bangka Belitung diduga berasal dari Medan

Hal ini menjadi polemik dan pusat perhatian publik, bahkan menuai sorotan diberbagai kalangan, sebab tidak adanya pemeriksaan mendalam dan tindakan tegas baik dari aparat setempat serta Tim satgat halilintar

Baca juga  PLN Madura Gerak Cepat Atasi Gangguan Listrik di Kecamatan Pademawu

Mengingat Tim Satgas Halilintar yang dibentuk dan didatangkan oleh Presiden Prabowo ke Babel khusus untuk menyelesaikan konflik Timah ilegal, akan tetapi faktanya Herpan dan Bakti masih melenggang bebas menghirup udara segar dan beraktivitas jual beli Timah ilegal

Kapolsek Tempilang IPDA M.Deni S.H sudah beberapa kali dikonfirmasi hanya menjawab melalui pesan What’sApp dengan nomor 0812XXXX987, Rabu 25 November 2025,
“Terimakasih informasinya”,

Lain halnya dengan Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, yang telah memblokir nomor Targetnews.id, ketika dikonfirmasi pada hari, Kamis 27/12/2025.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak-pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi.

Tim

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolsek Pahandut Bagikan Baksos Kepada Sejumlah Pengurus Mushala di Wilkum Polsek Pahandut

Artikel

Kapolres Nganjuk Silaturahmi Kamtibmas Bersama Forkopimcam Gondang dan Kades se-Kecamatan Gondang

BERITA UTAMA

Dandim 1009/Tanah Laut Cek Proses Perakitan Besi Cor Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

Artikel

Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI

Artikel

Berikan himbauan Kamtibmas kepada warga saat sedang Patroli Dialogis

BERITA UTAMA

Silaturrahmi Babinsa Serda Amir Fauzi ke Tempat Stand Tanaman Warganya, Berikan Saran Kemajuan

BERITA UTAMA

Unit Kamsel Satlantas Polres Pulang Pisau Bagikan Brosur Keselamatan

Artikel

Hebat Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC, kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan botol miras ilegal