Slawi, TargetNews.id Dengan Peringatan hari ibu ke-79 tahun 2025 di selenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pdrlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan tema perempuan berdaya dan berkarya menuju Indonesia emas 2045 sub tema perempuan perduli,masyarakst harmoni berlangsung hikmat dan lancar. Banyak penghargaan diberikan kepada kaum ibu yang inspiratif,Salah satunya Retno Kusrini dari Relawan Perduli Pendidikan perempuan Ibu dan Anak (RAPPPIA). bertempat di Pendopo Amangkurat kabupaten Tegal,Slasa (23/12/2025)
Retno Kusrini tidak menyangka kalau dirinya akan mendapt penghargaan sebagai perempuan isfiratif di bidang pendidikan,perlindungan ibu dan anak dari dinas BP3K2KB
Saat ditanya media apa yang sudah di lakukan bersama RAPPPIA sehingga dapat penghargaan tokoh inspiratif ?
Mengawal dan mendampingi anak anak yang berpotensi tapi tidak bisa meneruskan pendidikan, anak yang terkendala dengan pendidikan karena suatu kasus.
Selalu mengawal korban korban KDRT(Kekerasan Dalam Ruma h Tangga),korban korban kekerasan seksual untuk bisa buka usaha berjualan atau dagang sehingga tidak mauk ke daftar lobang hitam lagi,Mengarahkan anak anak pang untuk dapat hidup tertib dan kreatif.
Dengan penghargaan sebagai tokoh insfiratif,pada kesempatan hari ibu yang ke-79 tahun 2025 bersama RAPPPIA kami akan tetap mengisi kegiatan kegiatan positif, mendampingi para ibu,wanita,anak dan pendidikan di kabupaten Tegal.Disini kami perlu bersinergi dan minta dukunganya dari dinas dinas terkait seperti Polres, Dinas Pendidikan,Dinas Kemenag,Dinas Kasbanpol juga dinas dinas lain sehingga Tegal luih apik.Kami juga memberikan penghormatan setingi tingginya kepada almarhum Hendrik.SE yang mana semasa hidupnya Belau selalu mengawal RAPPPIA dalam kegiatan kegiatan kami ujarnya.
Ketua Relawan Peduli Pendidikan Perempuan Ibu dan Anak (RAPPPIA) Edi Sulistianto menyebutkan,” penghargaan ini merupakan pemacu dan motifasi kami agar kedepan lebih baik lagi dan lebih aktif untuk kegiatan kegiatan yang sudah kami lakukan.Tapi kami belom merasa sempurna masih banyak kekurangan kekurangan yang harus kami benahi.
penghargaan ini menjadi cambuk dan proses akan kekurangan program yang belum tercapai untuk menuju Indonesia emas tahun 2045.Berharap pemerintah kabupaten Tegal harus berani inofatif menjadikan kabupaten tegal layak perempuan pungkasnya.(Fauzi/Targetnews.id)










