Pandih Batu – Dalam upaya membentengi masyarakat dari dampak negatif teknologi informasi, Bhabinkamtibmas Desa Dandang, Bripka Slamet Rianto, melaksanakan sambang kamtibmas untuk mengedukasi warga agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial (medsos), Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan ini merupakan respon kepolisian terhadap maraknya peredaran informasi yang tidak jelas sumbernya serta konten-konten negatif yang dapat merusak tatanan sosial masyarakat. Bripka Slamet secara persuasif mengajak warga untuk berhenti menjadi jembatan bagi penyebaran berita bohong (hoaks) maupun konten bermuatan pornografi.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pandih Batu, IPDA Yuan Sanjaya, S.H., menegaskan bahwa jemput bola ke pemukiman warga merupakan langkah paling efektif untuk menanamkan budaya literasi digital.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya (sharing). Jangan sampai warga menjadi pelaku penyebar hoaks atau terjebak dalam distribusi konten pornografi yang memiliki konsekuensi hukum serius. Mari kita jadikan medsos sebagai sarana silaturahmi yang sehat,” ujar IPDA Yuan Sanjaya.
Selain isu konten negatif, Bripka Slamet juga mengingatkan warga tentang bahaya penipuan daring yang kian beragam, mulai dari modus belanja online hingga live scam. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada tawaran menggiurkan di internet yang belum terverifikasi kebenarannya.
Sebagai penutup kegiatan, Polsek Pandih Batu memberikan akses komunikasi langsung bagi masyarakat yang memerlukan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan. Warga dapat menghubungi nomor WhatsApp Bhabinkamtibmas atau Call Center Polsek Pandih Batu untuk respon cepat pihak kepolisian.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Dandang dalam bermedia sosial semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan digital yang bersih, aman, dan kondusif bagi semua kalangan. (Humasrespulpis)










