Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:41 WIB

Baju Adat, Air Mata, dan Harapan: Hardiknas 2026 di MAN 6 Jombang Nyalakan Mimpi Juara dan Pengusaha Muda

JOMBANG – Pemandangan berbeda terlihat di halaman MAN 6 Jombang, Sabtu pagi (2/5/2026). Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan hadir mengenakan beragam baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Warna-warni pakaian tradisional itu bukan sekadar penampilan, tetapi simbol keberagaman yang menyatu dalam satu tujuan: pendidikan.

 

Dalam balutan budaya Nusantara, upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) berlangsung khidmat dan penuh makna. Barisan siswa berdiri rapi, sebagian menunduk hening, sebagian menatap ke depan dengan mata penuh harapan.

 

Di tengah suasana itu, Kepala MAN 6 Jombang, Misbakhul Arif, M.Pd.I., menyampaikan amanat yang tidak hanya terdengar sebagai pidato, tetapi juga sebagai pesan kehidupan.

 

Baca juga  Mafia BBM Ilegal Merajalela! Dugaan Peredaran Oil Non-Legal dan Oplosan Bermerek Mesran/Pertamina di Wilayah Hukum Polres Kubu Raya Bumkam

“Setiap dari kalian punya kesempatan untuk menjadi besar. Bukan hanya pintar, tapi juga harus kuat dalam akhlak dan berani menghadapi tantangan hidup,” ujarnya dengan suara tenang.

 

Ia menyadari, di balik seragam—atau hari itu, di balik baju adat—ada anak-anak dengan latar belakang berbeda, dengan mimpi yang mungkin sederhana, namun penuh makna. Bagi sebagian siswa, pendidikan adalah harapan untuk mengubah nasib keluarga.

 

Dalam amanatnya, Misbakhul Arif menegaskan komitmen madrasah dalam mewujudkan visi besar: “Madrasahnya Para Juara dan Pengusaha Muda.”

 

Sebuah visi yang tidak hanya ingin melahirkan siswa berprestasi, tetapi juga generasi mandiri yang berani menciptakan peluang.

 

“Kami ingin kalian tidak hanya bercita-cita menjadi pekerja, tapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Jadilah generasi yang berani bermimpi dan mewujudkannya,” lanjutnya.

Baca juga  Run 5K Meriah, Polres Pulpis Jamin Kegiatan Aman dan Tertib

 

Suasana semakin terasa hangat ketika seluruh peserta mengikuti deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA). Komitmen tersebut menjadi langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

 

Tak ada kemewahan dalam upacara itu. Namun justru dalam kesederhanaannya, tersimpan makna yang dalam. Tepuk tangan yang mengalun pelan menjadi penutup, seolah menyatukan semangat seluruh yang hadir.

 

Di halaman madrasah itu, dalam balutan baju adat dan kebersamaan, mimpi-mimpi kembali dinyalakan. Pelan, namun pasti—menuju masa depan yang lebih cerah.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Wujudkan Sinergitas TNI-Polri Sejak Dini Siswa Kodiklatal Ikuti Integrasi Bersama Siswa Polri

BERITA UTAMA

“No viral No justice” Penggerebekan Judi Sabung Ayam Sendangrejo – Jombang Diduga Dalang Otak Julukan “Kecik” dan “Dul” Tumbang Kuncing-kucingan???

BERITA UTAMA

Sukses, Gelar Musyawarah Cabang(Muscab) ke-VI Pemuda Pancasila Kota Batu

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Hadiri Musdes Revitalisasi Kelembagaan Desa

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Desa Mekar Jaya Himbauan Maklumat Kapolda Kalteng tentang sanksi pidana terhadap kebakaran hutan dan lahan.

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Cegah Terjadinya Praktek Pungli di Desa Binaannya

Artikel

Dandim Brebes Ikut Andil Jadi Operator Mesin Molen dilokasi TMMD Desa Buniwah

Artikel

DPD Kongres Advokat Indonesia, Jawa Timur Berikan Penyuluhan Dan Konsultasi Hukum Secara Gratis Kepada Ratusan Tahanan Di Medaeng