Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Iran, Lia Istifhama: Indonesia Bisa Jadi Kunci Pangan Dunia, Stop Impor yang Bisa Dipenuhi Sendiri

Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya kemandirian pangan nasional dengan mencontoh posisi strategis Iran dalam peta ekonomi global.

Menurut Lia, meskipun Indonesia menganut prinsip politik luar negeri non-blok, ada pelajaran penting yang bisa diambil dari Iran. Negara tersebut dinilai mampu menunjukkan kekuatan sebagai salah satu pemegang kunci ketersediaan komoditas dunia, seperti minyak dan pistachio.

“Saya melihat Iran mampu memposisikan diri sebagai pemegang kunci ketersediaan minyak dunia dan pistachio. Ini menunjukkan bagaimana sebuah negara bisa diakui karena kekuatan komoditasnya,” ujarnya.

Lia menilai, Indonesia sejatinya memiliki potensi serupa bahkan lebih besar. Dengan kekayaan sumber daya alam seperti rempah-rempah, kelapa sawit, hingga kakao, Indonesia dinilai berpeluang menjadi pusat ketersediaan komoditas pangan dunia.

Baca juga  Merawat Bumi, Menguatkan SDM: Pesan Ning Lia dari Komite III DPD RI

“Indonesia sangat bisa memegang kunci ketersediaan komoditas lain, seperti rempah, kelapa sawit, bahkan kakao. Potensi kita sangat besar,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pengakuan global terhadap kekuatan tersebut hanya bisa dicapai jika Indonesia berani memperkuat kemandirian, termasuk dengan mengurangi ketergantungan pada impor untuk komoditas yang sebenarnya dapat dipenuhi di dalam negeri.

“Justru dengan menolak impor pada pasokan yang kita sangat bisa memenuhi, di situlah sebuah negara akan diakui kemampuannya sebagai pusat ketersediaan pangan tertentu,” paparnya.

Baca juga  Cegah Kriminalitas, Polsek Maliku Sambangi Warga dan Lakukan Patroli Malam

Lia menegaskan, langkah tersebut harus diiringi dengan penguatan sektor hulu hingga hilir, termasuk peningkatan produktivitas, hilirisasi industri, serta keberpihakan kebijakan terhadap petani dan pelaku usaha dalam negeri.

Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan pemerintah untuk merumuskan strategi besar menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai produsen, tetapi juga sebagai pemain kunci dalam rantai pasok global.

“Ini soal keberanian mengambil posisi. Kita punya sumber daya, tinggal bagaimana kebijakan diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan daya saing global,” pungkasnya.

ANIL

Share :

Baca Juga

Artikel

Penuh Makna dan Tradisi, Kapolres Pulang Pisau Irup Pedang Pora Pernikahan Anggota Polri

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan Kuala lakukan sosialisasi kepada warga terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang.

BERITA UTAMA

Jangan Bermain Narkoba dan Masukan HP Kedalam Lapas.! Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Berikan Arahan Kepada Petugas Lapas Narkotika Rumbai

BERITA UTAMA

Perang keluarga ahli waris cita rasa merasa tidak puas. Dan akan mengajukan perlawanan hukum baca selengkapnya 👇👇

Artikel

Brigif 2 Marinir Peringati Nuzulul Quran Tahun 1445 Hijriyah

Artikel

Unit kamsel Sampaikan Himbauan Kamseltibcarlantas Kepada Pengguna Jalan

Artikel

Kapolres Jember Serahkan 2 Unit Traktor, Dukung Ketahanan Pangan

Artikel

Jum’at Berkah, Polisi Berbagi Nasi Kotak untuk Warga di Sidoarjo
error: Konten dilindungi!!