Home / Uncategorized

Jumat, 21 April 2023 - 15:04 WIB

TRADISI MERIAM KARBIT SEMARAKAN PENYAMBUTAN HARI RAYA IDUL FITRI 1444 H DI KOTA PONTIANAK

Pontianak TargetNews.id Penyambutan hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H di semarakan dengan bunyian tradisi meriam karbit oleh komunitas meriam karbit yang di mulai dentumannnya pada Kamis malam (20/04/23).

Dari pantauan langsung media ini dilapangan tampak puluhan meriam karbit yang sudah di cat warna warni itu siap disulut untuk dibunyikan secara bergiliran.

Suara bunyi meriam karbit yang menggelegar tersebut semakin membuat semangat dan penasaran bagi pengunjung yang ingin tahu lebih dekat lagi tentang meriam karbit ini.

Sukeb perwakilan panitia meriam karbit kepada awak media malam itu (20/04/23) mengungkapkan bahwa acara membunyikan meriam karbit ini sudah tradisi setiap tahunnya dengan tujuan menyampaikan luapan rasa gembira masyarakat yang telah menyelesaikan puasa penuh selama bulan Ramadhan tahun ini.

Tradisi membunyikan meriam karbit ini menurut Sukeb sudah terjadi pada jaman Kerajaan Kesultanan Kadariyah Pontianak. “Saat Sultan Syarif Abdurachman Alkadri pertama kali menemukan kota Pontianak yang masih hutan ini”, ungkap Sukeb.

” Pada saat itu Sultan dengan menggunakan meriam karbit inilah mengusir hantu dan kuntilanak yang banyak di hutan hutan yang sekarang dinamakan kota Pontianak ini”, jelasnya.

Baca juga  Polresta Amankan Kegiatan Tabligh Akbar Milenial Palangka Raya

Sukeb juga menuturkan dirinya tidak begitu mengetahui sejarah detailnya namun secara umumnya ini salah satu meriam yang digunakan Sultan untuk mengusir penyamun dan kuntilanak agar kota ini aman di sulut lah meriam ini.

Lanjutnya ” Setahu saya kurang lebih puluhan orant yang mengikuti dan tidak mengikuti kompetisi di tahun ini untuk menyambut hari raya idul Fitri”.

“Menurut saya tahun inilah tahun yang paling meriah karena hampir di setiap sudut ada meriamnya untuk memriahkan saja. Walaupun mereka bukan peserta tapi mereka turut untuk memeriahkan juga”.

“Kami juga di tambelan Sampit ini tidak mengikuti festival meriam karbit,; namun kami juga ikut memeriahkan kurang lebih 20 lebih di sungai ini tidak mengikuti tapi mereka tetap turut memeriahkan”, ungkapnya.

Baca juga  RS Bhayangkara Kediri Kerjasama Dengan FKG & RSGM Demi Identifikasi Korban

“Dan saya berharap mudah-mudahan kegiatan yang seperti ini tetap menjadi tradisi, dan jangan sampai putus. Pemerintah daerah juga terus mensupport kegiatan ini khususnya juga para sponsor yang juga berpartisipasi menjadi PR untuk kita semuanya”, tambahny

“Memang ada juga sponsor yang kurang percaya pada pengurus meriam karbit ini, padahal untuk pengurusnya sendiri sudah menyalurkan dengan benar. Ada juga keyakinan para sponsor yang tidak percaya karena mungkin banyaknya peserta jadi kebingungan mau membantu yang mana”, jelasnya.

“Semoga ini menjadi harapan kita semua warisan budaya yang terus kita kembangkan ini supaya generasi muda kita dapat mengetahui sejarah kota Pontianak ini lahir dari meriam karbit”, pungkasnya.(Reni)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Pulang Pisau Lakukan Kunker, Ini Agenda di Dua Polsek

Uncategorized

Untuk Cegah kejadian C4 di Obvit dan sekitarnya sat Samapta Laks Patroli Stasioner

Artikel

Kodim 1002/HST Gelar Donor Darah dalam Rangka Hari Juang Kartika

Uncategorized

Heboh Masyarakat Batulayang Dengan Penemuan Mayat Penuh Luka Diatas Sampan

BERITA UTAMA

Sertu M. Nurhasan Babinsa Kelurahan Ngadirejo Bersama Warga Lakukan Aksi Bersih Kali Hulu

Uncategorized

Kembali Personel Polsek Maliku Sosialisasikan Kartu Dumas Presisi Bhabinmamtibmas

Artikel

YBH Wija Luwu Soroti Penerapan UU Narkotika, APH Diminta Profesional

Artikel

Kapolda Jatim Pimpin Penanaman Jagung, Serentak Kwartal IV di Mojokerto Pakai Benih Eco Bhayangkara