Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Rabu, 26 April 2023 - 04:29 WIB

TNI Kirim Satgas Evakuasi WNI di Sudan

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengirimkan 39 prajurit TNI yang dipimpin oleh Kolonel Pnb Noto Casnoto (Dan Wing I Halim PK) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI, dengan menggunakan Pesawat TNI AU Boeing 737. Satgas Evakuasi WNI di Sudan dilepas secara resmi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, bertempat di Baseops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/4/2023)

Dalam sambutannya Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan bahwa, konflik bersenjata di Sudan sudah semakin mengkhawatirkan kondisi ini dapat membahayakan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di Sudan, untuk itu diperlukan kehadiran TNI guna menyelamatkan WNI tersebut, hal ini sesuai dengan salah satu tugas pokok yang diamanatkan kepada TNI yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan di manapun mereka berada.

Baca juga  Sosialisasi Aturan Hukum Penanganan Karhutla Minimalisir Potensi Karhutla, di Wilkum Polsek Maliku.

“Tugas penjemputan WNI ke Sudan adalah tugas mulia sekaligus kehormatan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ingatlah bahwa kalian tidak hanya mewakili TNI namun juga sebagai duta bangsa Indonesia”, jelas Panglima TNI.

Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI bahwa misi evakuasi seperti ini bukan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI. Pada tahun 2021, TNI melaksanakan misi yang sama di Afghanistan dan Ukraina pada Maret 2022 lalu. “Saya minta jadikan pengalaman kedua misi tersebut sebagai bekal dan evaluasi agar misi yang kalian laksanakan di Sudan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Baca juga  Uji Kekuatan Fisik Prajurit, Prajurit Resimen Kavaleri 3 Mar Laksanakan Halang Rintang

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono juga memberikan penekanan kepada Satgas Evakuasi WNI untuk fokus terhadap misi, mematuhi semua prosedur yang berlaku, mengidentifikasi semua resiko yang akan muncul dan melaksanakan langkah-langkah mitigasi yang kongkrit. Kemudian agar melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri, Atase Pertahanan dan jajaran KBRI yang ada di Sudan, untuk mendapatkan informasi terkini, waspada dan alert sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Share :

Baca Juga

Artikel

Dwi, Bayi Kelahiran 2 November Dinobatkan Jadi Keluarga Besar RSUD Kardinah

Artikel

Babinsa Nagari Toboh Ketek Sambangi Warga Pembuat Bata Merah

Artikel

Pencak Silat Militer, Wujud Pembinaan Fisik dan Mental Prajurit Kodim 1002/HST

Artikel

Kodim 1008/Tabalong Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di DPRD Tabalong

BERITA UTAMA

Lewat Motor Bajaka Presisi, Polsek Rakumpit Terus Tumbuhkan Minat Baca Masyarakat

Artikel

Laksanakan Giat Patroli Guna Hindari Gangguan Kamtibmas

Artikel

Cegah Karhutla, Personil Sat Binmas Polres Pulang Pisau memberikan himbauan dilarang membakar hutan dan lahan secara sembarangan kepada masyarakat

BERITA UTAMA

TERUS JAGA HUBUNGAN BAIK, BABINSA MELAKSANAKAN KOMSOS DI DESA BINAANYA