Batu, Targetnews.id – Proses pembangunan Pasar Induk kota Batu yang bergaya minimalist pembangunanya sangat megah, kokoh dan lebih indah bentuknya sesuai karakter sebagai kota bergelar Kota Wista tingkat Nasional. Dengan berjalanya waktu, proses pembangunan Pasar Induk kota Batu sudah mencapai 100 persen,hanya tinggal pekerjaan finising ringan atau skla kecil saja,ketika Komisi C dan B DPRD Batu melakukan sidak ke Pasar Induk Batu,Senin,(22/5/23).
“Pembangunan Pasar Induk Batu, yang diprogramkan pekerjaanya, diatas lahan milik aset Pemerintah daerah kota Batu dengan luas lahan 44,525 meter persegi, dengan luas bangunan pada Lantai.1 seluas 14.900.62 meter persegi, Lantai,2 seluas,14.143,63 meter persegi, dan pada Lantai.3 seluas 6.032.86 meter persegi yang berhadapan langsung dengan Terminal angkutan darat.

Sedangkan,pembangunanya ditangani langsung dari Kementerian PUPR Pusat yang dilaksanakan pekerjaanya oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melalui sumber dari APBN tahun 2021 – 2023 sebesar Rp.168. Miliar. Dengan lingkup pekerjaanya meliputi pembangunanya secara menyeluruh bangunan utama pasar dan fasilitas penunjangnya, seperti tempat sampah, rumah pompa dan lanskap,”kata Kamim Tohari.
“Karena adanya pembangunan pasar induk ini, yang berkonsep estetika ramah lingkungan harus benar-benar menjaga fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat, agar para pedagang nanti bisa jaga keamanan, kenyamanan, bersih tertata,dan lebih estetis(tidak kumuh).
“Dan juga yang paling utama pula, keberdaan pasar Induk kota Batu nanti, ketika sudah total selesai pembangunanya, maka pihak Pemerintah kota Batu, tetap menunggu proses penyerahan lahan dan bangunanya dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR sesuai koridor hukum yang berlaku saat ini.
Sedangkan, para calon penghuninya yang sudah memiliki SK resmi yang dikawal oleh Dikoperindag kota Batu, akan berhak menempati Los sesuai nomor stand yang didapatkan. Dan untuk para pedagang yang masih belum memiliki SK, akan di tempatkan khusus untuk di pasar pagi batas waktunya mulai malam hingga jam 7 pagi harus bersih dibelakang pasar induk nanti,” urai Ketua Komisi C ini, ketika di konfirmasi langsung Targetnews.id. melalui WhatsApp.
“Orientasinya penggunaan pasar induk yang menjadi kebanggaan masyarakat kota Batu nanti, Pemerintah akan mengutamakan efisiensi pengelolaan tata kelola lahan parkir terta dengan bagus dan menejemenya yang benar agar bisa menambah pendapat aski daerah kota Batu (PAD). Juga akan mengutamakan efisiensi listrik, air,dan ramah lingkungan,sehingga bagunan dipastikan aman, nyaman, sehat,ramah perempuan, anak dan penyandang difabel.
“Sedangkan dari segi pembagian bangunanya pada lantai satu,terdapat ada khusus zona basah, sedangkan di lantai dua diperuntukan khusus zona kering, dan pada lantai tiga dipergunakan untuk zona makanan dan kuliner. Dengan jumlah kios yang ada di Pasar Induk kota Batu ada 1.733 unit stan dan los 1.033 unit ,”singkat Kamim.
Harapanya,rasa tanggung jawab untuk memiliki apa yang sudah dibuktikan dan diberikan pembangunan Pasar Induk Kota Batu dari Pemerintah puasat untuk masyarakat Batu secara luas. Maka mari kita jaga kembali keamanan, kenyamanan, kebersihan, dengan dimanejemeni secara profesional dan proposional,akuntabel, niscaya Pasar Induk kota Batu, baik pedagangnya maupun calon pembeli, serta tamu wisatawan yang berkunjung ke kota Wisata Batu, akan menjadi rindu serta ingin kembali lagi untuk berbelanja di Pasar Induk, berimpek akan bisa mendongkrak pendapatan asli daerah(PAD), serta meningkatkan perekonomian masyarakat kota Batu secara luas,”pungkasnya.(Wn)










