Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NASIONAL / NEWS / TargetNews.id

Rabu, 26 Juli 2023 - 21:38 WIB

KPK Berikan Bimbingan Tehnis, Kepada Puluhan ASN di Pemerintahan Jember

Foto: KPK bersama Pemerintahan Jember, meresmikan pembukaan Bimtek secara berkolaborasi(TargetNews.id wn)

Foto: KPK bersama Pemerintahan Jember, meresmikan pembukaan Bimtek secara berkolaborasi(TargetNews.id wn)

JEMBER, Targetnews.id – Pencegahan sampai penindakan korupsi, Pemerintah Indonesia yang dilakukan lembaga anti rasuah dalam hal ini adalah KPK. Akan tetapi, pada tahun 2021- 2022, kasus tindak pidana korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat masih berada di atas angka seratus yakni,108 dan 120 perkara. Artinya, permasalahan korupsi belum sepenuhnya teratasi.

Persoalan ini, muncul pertanyaan, apakah perbaikan sistem saja sudah cukup untuk memberantas korupsi? Koordinator Program Keluarga Berintegritas, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Firlana Ismayadin, dengan tegas mengatakan, perbaikan sistem saja tidak cukup untuk mencegah terjadinya modus operandi korupsi.

“Karena ,orang dapat melakukan korupsi,sebab ada niat. Sebaik apa pun sistem, masih dapat dicari celahnya, karena ada niat dari individu tersebut,” kata Firlana dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama dengan pasangan, di Kabupaten Jember, Rabu (26/7/23)

Untuk itu, kata Firlana, pendidikan anti korupsi, harus terus digalakkan pada penyelenggara negara mulai dari lingkup terkecil yakni keluarga. Pasalnya, saat ini korupsi tidak hanya dilakukan satu pihak saja. Pelakunya berkolaborasi, termasuk melibatkan suami-istri, bapak-anak, atau kakak adiknya.

“Tindakan yang termasuk dalam extraordinary crime ini bisa berdampak buruk bagi kemajuan bangsa dan mencoreng integritas negara. Sehingga, kita perlu menanamkan 9 nilai-nilai antikorupsi atau yang kita kenal dengan ‘JUMAT BERSEPEDA KK’,” jelas Firlana.

Nilai tersebut meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Harapannya, dengan pemenuhan nilai integritas ini, pada tahun emas 2045 mendatang, Indonesia bisa menjadi negara yang terbebas dari korupsi.

Baca juga  Terus sosialisasi dan berikan himbauan tentang KARHUTLA personil Satbinmas sambangi komunitas pemulung.

“Dengan peran keluarga, kita berharap anak-anak tumbuh dengan integritas. Karena bukan tidak mungkin, 20 tahun mendatang, anak milenial termasuk anak kita akan menduduki peran penting di Indonesia,” tegas Firlana.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jember Hendy Siswanto menekankan pentingnya peran serta keluarga untuk mewujudkan budaya antikorupsi di lingkungan kerja. Pasalnya, situasi yang nyaman dan keluarga yang harmonis akan berdampak positif bagi lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tipsnya, ASN harus memiliki keterbukaan diantara keluarga. Sehingga program Keluarga Berintegritas harus terus dilanjutkan, bahkan sampai tingkat desa. Seperti halnya ceramah salat Jumat yang setiap saat selalu mengingatkan hal yang sama, begitu pula dengan Integritas, harus selalu secara berkelanjutan diingatkan ke banyak orang,” tutup Hendy. (Tim)KPK Berikan Bimbingan Tehnis, Kepada Puluhan ASN di Pemerintahan Jember

JEMBER, Targetnews.id – Pencegahan sampai penindakan korupsi, Pemerintah Indonesia yang dilakukan lembaga anti rasuah dalam hal ini adalah KPK. Akan tetapi, pada tahun 2021- 2022, kasus tindak pidana korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tercatat masih berada di atas angka seratus yakni,108 dan 120 perkara. Artinya, permasalahan korupsi belum sepenuhnya teratasi.

Persoalan ini, muncul pertanyaan, apakah perbaikan sistem saja sudah cukup untuk memberantas korupsi? Koordinator Program Keluarga Berintegritas, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Firlana Ismayadin, dengan tegas mengatakan, perbaikan sistem saja tidak cukup untuk mencegah terjadinya modus operandi korupsi.

“Karena ,orang dapat melakukan korupsi,sebab ada niat. Sebaik apa pun sistem, masih dapat dicari celahnya, karena ada niat dari individu tersebut,” kata Firlana dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama dengan pasangan, di Kabupaten Jember, Rabu (26/7/23)

Baca juga  Ning Lia: Pendidikan Fondasi Kemajuan Bangsa, Raih Penghargaan Peduli Pendidikan Inklusi

Untuk itu, kata Firlana, pendidikan anti korupsi, harus terus digalakkan pada penyelenggara negara mulai dari lingkup terkecil yakni keluarga. Pasalnya, saat ini korupsi tidak hanya dilakukan satu pihak saja. Pelakunya berkolaborasi, termasuk melibatkan suami-istri, bapak-anak, atau kakak adiknya.

“Tindakan yang termasuk dalam extraordinary crime ini bisa berdampak buruk bagi kemajuan bangsa dan mencoreng integritas negara. Sehingga, kita perlu menanamkan 9 nilai-nilai antikorupsi atau yang kita kenal dengan ‘JUMAT BERSEPEDA KK’,” jelas Firlana.

Nilai tersebut meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras. Harapannya, dengan pemenuhan nilai integritas ini, pada tahun emas 2045 mendatang, Indonesia bisa menjadi negara yang terbebas dari korupsi.

“Dengan peran keluarga, kita berharap anak-anak tumbuh dengan integritas. Karena bukan tidak mungkin, 20 tahun mendatang, anak milenial termasuk anak kita akan menduduki peran penting di Indonesia,” tegas Firlana.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Jember Hendy Siswanto menekankan pentingnya peran serta keluarga untuk mewujudkan budaya antikorupsi di lingkungan kerja. Pasalnya, situasi yang nyaman dan keluarga yang harmonis akan berdampak positif bagi lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tipsnya, ASN harus memiliki keterbukaan diantara keluarga. Sehingga program Keluarga Berintegritas harus terus dilanjutkan, bahkan sampai tingkat desa. Seperti halnya ceramah salat Jumat yang setiap saat selalu mengingatkan hal yang sama, begitu pula dengan Integritas, harus selalu secara berkelanjutan diingatkan ke banyak orang,” tutup Hendy. (Tim)

Foto: KPK bersama Pemerintahan Jember, meresmikan pembukaan Bimtek secara berkolaborasi(TargetNews.id wn)

Share :

Baca Juga

Artikel

Berhasil Amankan, 200 gram Sabu di Kota Mojokerto, Kapolres : Laporkan Gangguan Kamtibmas di 110

BERITA UTAMA

Tim Wasev TMMD Ke-129 Serahkan Bola Volly Untuk Warga Tempapan Hulu

Artikel

Danramil 07/Teluk Keramat Dampingi Kunjungan Irjenad Kementan RI Pengecekan Cetak Sawah Rakyat di Kecamatan Galing

Artikel

Sepak Bola Rekatkan Indonesia, Dua Event di JaTim

BERITA UTAMA

Personel Polsek Maliku Sosialisasi Kepada Masyarakat Kecamatan Maliku

BERITA UTAMA

Himbau Kamseltibcarlantas, Satlantas Lakukan Penling di Kota Pulang Pisau

BERITA UTAMA

Permudah Komunikasi Bhabinkamtibmas Bagikan Kartu Nama untuk Warga

Artikel

Juru Bicara Barisan Pembaharuan Indah Sri Rejeki, Usulkan 11 Nama Menteri Kabinet Prabowo-Gibran