Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NASIONAL / NEWS / Tag / TargetNews.id

Rabu, 9 Agustus 2023 - 03:57 WIB

Perdes, Produk Hukum Desa Harus Masuk JDIH

Slawi – Produk hukum yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa didorong masuk ke laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Hal ini terungkap saat berlangsung Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan JDIH Kabupaten Tegal Menuju Satu Data di Ruang Rapat Candra Kirana, Kamis (03/08/2023).

Pelatihan yang digelar oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal dengan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tegal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur desa mempublikasikan produk hukum desanya melalui laman JDIH Kabupaten Tegal.

Selain itu juga untuk memperkuat eksistensi platform JDIH Kabupaten Tegal sebagai instrumen bagi masyarakat baik akademisi maupun masyarakat umum yang membutuhkan dokumentasi hukum untuk kepentingan penelitian, seminar, perkulihan, dan sebagainya secara mudah dan cepat.

Dengan terintegrasinya sumber hukum dari pemerintah desa ini diharapkan masyarakat akan lebih mudah mengakses dokumentasi dan informasi hukum dari sumber terpercaya.

Baca juga  Babinsa Posramil Bonorowo Dampingi imunisasi Siswa dan Siswi SD didesa binaan

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Pemerintahan Sekda Kabupaten Tegal Suspriyanti saat membuka acara. Menurutnya keberadaan JDIH di era reformasi dan keterbukaan informasi publik ini harus diimbangi dengan perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan birokrasi pemerintah desa yang sumber dana pembangunannya diperoleh dari pajak rakyat dan hasil pengelolaan kekayaan negara.

“Masyarakat sudah sangat terbiasa dengan kemudahan akses informasi digital. Tinggal bagaimana kita mampu menyajikan layanan informasi tersebut lebih handal,” kata Suspriyanti.

Integrasi JDIH Kabupaten Tegal dengan JDIH Nasional ini juga akan membantu para pengambil keputusan di pusat dan daerah untuk mengecek kebenaran dan keabsahan regulasi yang jauh dari jangkauan, seperti peraturan desa atau keputusan desa yang ini akan memperkaya khazanah dan referensi hukum nasional.

Baca juga  Mantan Kepala BNPB yang Kini Tutup Usia

Menutup sambutannya, dia meminta pejabat penanggungjawab dan staf pengelola laman JDIH Kabupaten Tegal dapat memfasilitasi personil dari pemerintah desa mengunggah produk peraturannya, termasuk Dispermasdes agar melakukan pembinaan dan memberikan bimbingan yang lebih intensif terkait tahapan dan prosedur penyusunan peraturan desa yang harus diunggah ke laman JDIH.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal Nurhapid Junaedi mengungkapkan jika beberapa desa memiliki laman tersendiri. Pengunggahan produk hukum desa di laman mereka akan menyulitkan pihaknya mengintegrasikan ke dalam JDIH Kabupaten Tegal.

“Saat ini sudah ada 40 orang perangkat desa yang ditunjuk sebagai pengelola JDIH desa sebagai representasi 18 wilayah kecamatan. Kemudian, ada 21 desa yang sudah punya laman sendiri, selebihnya belum,” ungkap Nurhapid. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

GUYUP RUKUN AGAWE SENTOSA GOWES SITUBONDO,

BERITA UTAMA

Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro ST: Selamat HUT IWO yang ke-11

Artikel

DANKORMAR HADIRI ACARA INTERNATIONAL OPEN INDOOR SKYDIVING CHAMPIONSHIP KAPOLRI CUP 2024

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 22/Ayah berikan Bantuan terhadap korban terdampak Gempa Bantul.

Artikel

Kapolres Sampang: Pengesahan Warga Baru PSHT di Kabupaten Sampang Harus Aman, Tertib dan Kondusif

BERITA UTAMA

PATUT DIANGKAT DUA JEMPOL, POLRES KUBU RAYA BERHASIL TANGKAP PELAKU PEMBUANGAN BAYI HASIL HUBUNGAN GELAP

Artikel

KONSISTEN BERANTAS HALINAR, LAPAS LUMAJANG SIDAK BLOK HUNIAN WBP

BERITA UTAMA

Sembari Patroli DDS, Aipda Priyo Sampaikan Pesan Kamtibmas