Home / Uncategorized

Selasa, 29 Agustus 2023 - 15:15 WIB

Kejagung Diminta Bongkar Dugaan Sindikat Mafia Proyek Arena Bola Bowling Dispora Sumut 29 M

 

JAKARTA – Kelompok pemuda dan mahasiswa yang mengatasnamakan Amandemen (Aliansi Milenial Demokrasi Nasional) tampak melakukan unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI Jakarta pada Senin siang (28/09/2023).

Mereka dari Garis milenial mengungkapkan perihal dugaan sindikat Mafia Proyek Arena Bola bowlin Dispora provinsi Sumut senilai 29 M. Mereka menduga bahwa dalam pemenang proyek yakni yang dimenangkan PT inisial KPB tersebut sengaja di setting untuk menjadi pemenang.

“Pada Prinsipnya kami dari Garis Milenial sejalan serta seirama dengan Kejaksaan Republik Indonesia dalam mempersempit ruang tindak pidana korupsi di Indonesia terkhusus di Sumatera Utara. Sebagai generasi penerus bangsa, seyogyanya kami harus menjadi garda terdepan dalam meneriakkan dugaan korupsi yang terjadi disendi sendi instansi negara,” sebut korlap, Yamco saat orasi seperti dikutip dari jalurdua.com.

Baca juga  Dialog Langsung Kapolres Pulang Pisau dengan Personel Bagian, Satuan, dan Seksi Perkuat Kekompakan Internal

Dalam hal ini, katanya, pihaknya mendatangai Kejaksaan Agung RI guna menyampaikan bahwa di Sumatera Utara yakni di dinas pemuda dan olahraga tercium dugaan pengaturan pemenang proyek pengadaan arena bola bowling senilai 29 Miliar rupiah.

“Besar kecurigaan kami proyek tersebut dikendalikan agar dapat berjalan mulus untuk pemenang. Dalam kesempatan ini, kami meminta Jaksa Agung RI tolong jadikan Sumatera Utara menjadi perhatian khusus agar para sindikat Mafia Proyek tidak dapat bergerak menjamur untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Jaksa Agung RI jangan khawatir, perintahkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera proses tender proyek arena bola bowling senilai 29 M Rupiah di Dispora Sumut tersebut,” cetusnya.

Baca juga  Tim Futsal PWI Jatim Meraih Mendali Perunggu Di Porwanas XIV Kalsel

“Kami berharap Jaksa Agung perintahkan Kejaksaan tinggi Sumatera Utara, jangan sampai ada mafia proyek yang diduga mengkordinir proyek-proyek di Kementerian yang ada di Sumatera Utara (Balai) maupun Dinas-dinas di Pemprov Sumut,” katanya.

Sebelum membubarkan diri, Massa Milenial ini di tanggapi oleh perwakilan Kejaksaan Agung RI dan berterimakasih atas info yang disampaikan oleh kaum Milenial ini.

Mereka berjanji akan kembali dalam waktu sesingkat singkatnya dengan perihal yang sama dan mengkawal aspirasi yang telah mereka sampaikan. (Limbad)

Share :

Baca Juga

Artikel

Asrofi Hadiri Haul Massal Makam Sibawal di Desa Pulosari, Meriahkan Tahun Baru Islam 1446 H

Uncategorized

Personil Polsek Kahayan Kuala Laksanakan Patroli Malam

Artikel

Antisipasi Penyalahgunaan Pupuk Subsidi Polresta Malang Kota bersama Pemkot Inspeksi Kios Pertanian

BERITA UTAMA

Berikan Rasa Aman, Polsek Maliku Patroli Malam ke Daerah Pemukiman Warga

Artikel

Sinergi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pandawan Lewat Komsos dengan Warga

Uncategorized

Kembali Personel Polsek Maliku Sosialisasikan Kartu Dumas Presisi Bhabinmamtibmas

Uncategorized

Personel poslek Sebangau Kuala laksanakan pengecekan Debit air yang memasuki pemukiman warga

Uncategorized

Personel Polsek Sebangau Sosialisasikan Pelayanan Publik akun medsos Polsek Sebangau Kuala