Home / Uncategorized

Sabtu, 9 September 2023 - 23:40 WIB

Ungkap Kelebihan Bali, Mendagri: Budaya Jadi Aset yang Perlu Dijaga

Denpasar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkap berbagai kelebihan yang dimiliki Bali dan menegaskan budaya menjadi aset yang perlu dijaga. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Se-Provinsi Bali, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali, Jumat (8/9/2023).

“Bali ini kekuatannya adalah pada culture-nya, adab, dan saya sudah menyampaikan juga pada saat acara tahun 2022 kita membuka kembali festival. Saya sampaikan bahwa kekuatan Bali, tourism Bali itu sebetulnya adalah pada adat dan budaya,” katanya.

Mendagri menjelaskan, ketika berbicara hanya mengenai alam, banyak tempat di dunia yang memiliki kekayaan alam yang tak kalah indah. Seperti kawasan pasir putih di Gold Coast Australia yang tak kalah menariknya dengan Indonesia. Belum lagi negara-negara di Eropa juga memiliki kawasan pegunungan yang indah. Dia menekankan, kekuatan utama Bali ada di adat dan budaya, sementara ekowisata sebagai pendukung.

“Tapi kenapa orang-orang berusaha ke sini, padahal kalau bicara pantai mereka bagus, nah ini karena adat dan budaya. Adat dan budaya ini bukan dibuat semata-mata untuk menyenangkan turis, tapi memang bagian dari kehidupan. Jadi ada turis dan tidak ada turis acara-acara ritual tetap dilaksanakan, itu yang harus kita pertahankan, kekuatan itu,” ujarnya.

Bali menurut Mendagri harus belajar pada Hawaii. Dirinya mewanti-wanti jangan sampai Bali seperti Hawaii yang telah kehilangan budaya aslinya karena meminggirkan bahkan menghilangkan adat dengan adanya modernisasi. Pembangunan dilakukan di mana-mana oleh pemerintah Amerika Serikat dan menggerus kekayaan adat. Ini membuat tari hula dari Hawaii kemudian hanya bisa dinikmati ketika acara-acara resmi di hotel.

“Dulunya sangat kaya dengan budaya dan adatnya. Ada desa-desa adat, orang-orang Hawaii di sana, ada tarian hula-hula dan lain-lain, yang menjadi bagian dari kehidupan natural sebetulnya,” ucapnya.

Apalagi upaya mempertahankan budaya di Bali didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, yang memberikan perlindungan terhadap adat Bali. Ditambah ada kebijakan dari gubernur yang mewajibkan memakai pakaian adat pada hari-hari tertentu ketika bekerja. Hal ini tak hanya sebagai upaya mempertahankan budaya, tetapi juga menghidupkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Di Bali juga banyak sekolah-sekolah pariwisata, kekuatan pariwisata itu jangan hanya ada di Bali, sebetulnya tanpa disadari sudah mewarnai Indonesia yang lain, tapi ini mungkin dibuat lebih sistematis, untuk menjadi lapangan kerja, untuk ekspor para jagoan-jagoan ahli pariwisata Bali ke luar,” ungkap Mendagri.

Puspen Kemendagri/fauzi

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kodim 1008/Tabalong Laksanakan Validasi Calon Siswa Bintara dan Tamtama TA 2027

BERITA UTAMA

TNI Hadir untuk Rakyat, Karhutla di Desa Muara Rintis Berhasil Dikendalikan

BERITA UTAMA

Masuki Minggu Terakhir, Pembangunan Siring 100 Meter Dikebut, Progres Hampir Tuntas

BERITA UTAMA

Berburu dengan Waktu, Satgas TMMD Kodim 1009/Tanah Laut Intensifkan Pengeboran Sumur

BERITA UTAMA

Dukung Kualitas Pengerasan Jalan, Vibro Roller Mulai Beroperasi di Lokasi TMMD ke-130

BERITA UTAMA

Tak Hanya Rapikan Rambatan, Satgas TMMD Juga Percantik Dinding Mushola Istiqomah Dengan Pemgecettan

BERITA UTAMA

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Korem 101/Antasari Evaluasi Program Kerja Kodim 1002/HST

BERITA UTAMA

Sinergi Tni Dan Pemerintah Desa, Wujudkan Pembangunan Yang Tepat Sasaran