Proyek Pembangunan Jembatan Sungai Kujut Senilai 3.161.786.075,00 yang di kerjakan CV Ghuno Dhino selama 3 bulan belakangan,diketahui hasil nya tidak efesien.dikarenakan pasang surutnya air yang menghambat kinerja tukang dan pekerja lainnya,
Mereka harus menunggu air surut sampai larut malam baru bisa bekerja,
“Kita kerja malam terus pak,soalnya kalo siang gak bisa kerja air pasang”,Ucap I.M Mandor proyek kepada wartawan
Bahkan saat tim lakukan pemantauan,Sabtu 7/10/2023 ke lokasi proyek yang berada di desa air mawar,Kec Bukit Intan,Kota Pangkalpinang,terlihat pengerjaannya pun diduga tidak sesuai dengan teknis dan RABnya,hal tersebut diketahui dan dipantau langsung oleh PPK,PPTK Kota juga Konsultan proyek
Terlihat ada yang ganjil dalam pegerjaan proyek,dan bahan bangunan yang digunakan juga diduga tidak sesuai dengan RAB,tim mengkonfirmasi hal tersebut kepada mandor,
“Itu untuk bawahnya saja pak nanti untuk yang atas beda lagi”.jawab mandor
Lalu tim mengkonfirmasi juga kepada bagian PPTK Kota Bpk NSB yang mematau langsung pengerjaannya melalui pesan What,s up
“Kalo itu inisiatif kontraktor pak.tidak ada hitungannya dalam RAB,kalo dari kami selagi untuk memperkuat struktur,ya kami izinkan,tanpa adanya penambahan biaya disana”,tegas bagian PPTK
Dari hasil investigasi tim dilapangan,serta video yang diambil oleh tim saat dilokasi,secara teknis pekerja CV Ghino Dhio sudah jelas tidak sesuai yang seharusnya ,apa lagi yang disampaikan oleh mandor saat dikonfirmasi,hal itu sudah sangat tidak sesuai secara teknisnya,
Hal tersebut akan berdampak pada ketahanan bangunan itu sendiri,sampai berita ini diterbitkan.11/10/2023 tim akan mengkonfirmasi hal tersebut ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum,serta pihak yang terkait,jika terbukti adanya tindakan yang melanggar aturan dan hukum,tim akan mengkonfirmasi hal tersebut ke pihak APH untuk ditindak lanjut..Reno










