Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / Tag / TargetNews.id

Selasa, 17 Oktober 2023 - 02:37 WIB

Peringatan Hari Pangan Sedunia Pemkot Tegal Gelar GPM untuk Stabilkan Harga

Peringatan Hari Pangan Sedunia Pemkot Tegal Gelar GPM untuk Stabilkan Harga (foto)

Peringatan Hari Pangan Sedunia Pemkot Tegal Gelar GPM untuk Stabilkan Harga (foto)

TEGAL – Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan berlangsung secara daring dan luring.

Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Suproyono, Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Marwadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari didampingi Kepala OPD Terkait, Camat, Lurah mengikuti arahan secara daring.
Usai mengikuti secara daring, Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, Sekretaris Daerah, Agus Dwi Sulistyantono memperingati Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta memperingati Hari Pangan Sedunia di Pendopo Kecamatan Tegal Timur, Senin (16/10) pagi.

Wali Kota Tegal dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa peringatan tersebut sebagai pengingat untuk selalu meningkatkan sinergitas dan kolaborasi bersama dalam upayanya memeratakan kedaulatan pangan murah bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Produksi pangan yang lebih baik untuk mewujudkan stabilisasi kehidupan warga yang lebih baik adalah tujuan besar kita bersama yang tidak bisa dikerjakan sendirian oleh salah satu pihak. Dengan begitu, peringatan hari ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat kita untuk membangun lingkungan, optimalisasi nutrisi, dan pencapaian produksi pangan yang terus baik dan merata,” papar Sekretaris Daerah membacakan sambutan Wali Kota Tegal.

Baca juga  Puluhan Personel Polres Pulang Pisau Amankan Jalannya Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu Serentak 2024

Wali Kota dalam isi sambutannya juga mengutarakan bahwa pemenuhan kemandirian pangan yang sehat, halal dan layak konsumsi adalah hak setiap masing-masing individu tanpa terkecuali.

“Untuk itu, kegiatan hari ini sebagai satu dari sekian agenda strategis kita dalam mengatur sedemikian rupa agar ketersediaan pangan pokok yang dibutuhkan masyarakat dapat dijangkau dengan murah serta fleksibel. Jangan sampai kita meninggalkan saudara kita sendiri.
Oleh karena itulah, berbagai inovasi dari ragam sektor yang mendukung ketahanan pangan murah seperti, pertanian, peternakan, perdagangan, industri maupun sektor terkait lainnya harus terus dievaluasi dan dimonitoring keproduktifannya agar swasembada pangan secara nasional dapat terwujud,” papar sambutan Wali Kota.

Wali Kota Tegal juga mengapresiasi luar biasa serta terima kasih sebesar- besarnya kepada seluruh jajaran pemerintah terkait, baik pusat maupun daerah, dan para mitra terkait serta masyarakat Kota Tegal atas terselenggaranya kegiatan ini. Besar harapan saya, Indonesia, Jawa Tengah dan tentunya Kota Tegal bisa mewujudkan kedaulatan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari berharap nanti dengan adanya GPM masyarakat mampu mengakses dengan harga murah dan terjangkau.

Baca juga  Gelar Operasi PEKAT polres kuburaya aman tiga pasangan yang bukan suami istri

“Karena harga beras di Tegal ini cukup tinggi 14.000 nan, maka dengan dibanjiri beras dari GBM ini mampu mempengaruhi psikologi pasar, kita terus melaksanakan GPM sampai bulan Desember. Oktober rencana ada 70 GPM, termasuk hari ini. November juga ada lagi beberapa kabupaten menyelengarakan terus, total GPM kita sudah hampir 450 kali GPM sampai Oktober ini,” ujar Dyah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Marwadi menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah kita laksanakan di 56 titik di Eks Karisidenan Pekalongan.
“Tegal menjadi salah satu wilayah yang menjadi titik operasional pangan murah dan alhamdulillah dengan operasi pangan murah ini inflasi di Tegal sudah menurun dari bulan lalu 3,76 persen sekarang 3,06 persen mudah-mudahan pada bulan berikutnya inflasi bisa dikendalikan dan bisa terus turun. Kita 56 titik masing masing wilayah ada 8 kegiatan jadi dijadwalkan dari bulan Oktober hingga November ada yang sampai bulan Desember tergantung kesiapan dari masing masing wilayah untuk mengerahkan operasi pasar murah. Saya memgimbau untuk masyarakat agar belanja bijak, beli barang sesuai kebutuhan jangan berlebihan karena membantu pemerintah menekan inflasi,” ujar Marwadi.(fauzi)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Turut Berdukacita, Babinsa Koramil 19/Kuwarasan Melayat Tokoh Agama di Desa Sawangan

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Polsek Jabiren Raya Bagikan Selebaran Pelayanan SKCK kepada warga binaan

Artikel

Personel Satgas Yonif 123/Rajawali Disambut Hangat di Beberapa Pos

BERITA UTAMA

POLRES GRESIK MELAKSANAKAN TEST URINE UNTUK ANGGOTANYA SECARA ACAK

BERITA UTAMA

Senam Pagi Bersama Pelajar, Bentuk Keakraban Satgas TMMD di Lokasi

BERITA UTAMA

Raih Penghargaan Kampung Bebas Narkoba, Polres Pulang Pisau Terima Penghargaan dari Kapolda Kalteng

Artikel

Dua Nama Ludi Tanarto dan Dewa, Sinyal Kuat Pendamping Kris Dayanti

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan Kuala lakukan sosialisasi kepada warga terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang.