Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / TargetNews.id

Rabu, 18 Oktober 2023 - 22:28 WIB

Pejabat PN Jaksel Infokan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana Milik Yusril Ihza Mahendra

PN Jaksel Infokan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana Milik Yusril Ihza Mahendra, (foto : MG GAuol)

PN Jaksel Infokan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana Milik Yusril Ihza Mahendra, (foto : MG GAuol)

Jakarta – Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto membenarkan soal beberapa pejabat calon Wapres RI, salah satunya Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra S.H M.Sc. Mereka telah mengantongi Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana. Surat dengan nomor: W10.U3/ 3199/ Sktr/ Hkm/ 2023. Dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jalan Ampera Raya No.133, Ragunan, Jakarta Selatan. Ditandatangani Oleh Wakil Ketua, Wahyu Imam Santoso SH MH. Pada tanggal 16 Oktober 2023.

Melalui YouTube dan beberapa media TV, Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Djuyamto menjelaskan, benar bila beberapa pejabat calon Wapres RI telah menerima Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Surat keterangan itu dipergunakan untuk syarat pencalonan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” tuturnya.

Dalam surat tersebut dijelaskan oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Wahyu Imam Santoso SH MH membenarkan, bahwa Prof Dr Yusril Ihza Mahendra berdasarkan hasil pemeriksaan Register Induk Pidana, menerangkan bahwa yang bersangkutan tidak sedang atau tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Demikian Surat Keterangan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagai bukti pemenuhan syarat Calon Wakil Presiden Republik Indonesia apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keterangan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Baca juga  Kasus Kematian Sutrimo Harus Diusut Tuntas, Komisi III Desak Polda Metro Beri Kepastian Hukum

Saat dikonfirmasi, Kasubbid Giatmas Baintelkam Polri Akbp Ferry Suwandi S.I.K membenarkan telah terbit SKCK milik Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra S.H M.Sc telah mengurus SKCK.

“Benar, beliau Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra S.H M.Sc telah mengurus SKCK. Dan itu sudah terbit, masa berlaku dari tanggal 2 Oktober 2023 hingga 12 April 2024. Beliau tidak memiliki catatan atau keterlibatan dalam kegiatan kriminal apapun. Surat ini diperuntukkan sebagai pencalonan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” tuturnya.

Untuk diketahui, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H, M.Sc Lahir di Belitung tanggal 05 Februari 1956. Warga Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Sosok berkualitas dari Partai Bulan Bintang, kompeten dan layak untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden 2023.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. adalah seorang advokat, akademisi di bidang hukum tata negara, politikus, dan salah seorang tokoh pemikir dan intelektual Indonesia. Ia pernah bekerja di Sekretariat Negara sebagai penulis pidato Presiden Soeharto dan B.J Habibie.

Pernah menjadi anggota DPR/MPR RI, dan selanjutnya menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-Undangan, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia.

Baca juga  Kodim 1008/Tabalong Amankan Ibadah Natal 2025, Babinsa Diterjunkan ke Gereja-Gereja

Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan di tingkat internasional, seperti ASEAN, AALCO dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Ia pernah menjadi Ketua Panitia Penyelenggara Konferensi Internasional tentang Tsunami dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika II di Jakarta.

Juga pernah menjadi delegasi Republik Indonesia ke persidangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membahas dan mensahkan berbagai Konvensi Internasional, antara lain UN Convention on Transnational Organized Crime di Palermo, Italia, dan UN Convention Against Corruption di Markas PBB di New York. Yusril juga pernah menjadi President dari Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) yang bermarkas di New Delhi, India.

Sosok pemimpin yang bersih juga dituangkan dalam UU No. 28, LN 1999 / No. 75, TLN. No. 3851, LL SETKAB : 15 HLM. Diubah UU – No. 30/2002. Dasar hukumnya, UU ini adalah Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. (M9)

PN Jaksel Infokan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana Milik Yusril Ihza Mahendra, (foto : M9 Gauuol)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Cegah Kecelakaan, Tim Patroli Satlantas Polres Pulang Pisau Intensifkan Pemantauan Daerah Rawan Laka

Artikel

Pimpinan Umum DPP KPK RI NUSANTARA: Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Artikel

KRYD Pasca Lebaran Polres Situbondo Jaga Kondusifitas

BERITA UTAMA

PRAJURIT KASUARI PERKASA TAKLUKAN MEDAN KERAS PERBATASAN KOTA SORONG DAN KABUPATEN SORONG

Artikel

Kapolrestabes Surabaya Makan Bergizi Bersama Anak-Anak Jalanan dan Pemulung

BERITA UTAMA

Nyaris 2.000 Lembaga dari Jatim Usulkan Revitalisasi Sekolah Lewat DPD RI

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 15/Klirong Berikan Pelatihan Fisik Kepada Anggota Paskibraka Kecamatan Klirong

BERITA UTAMA

Culture Festival Berharap, Mendongkrak Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu