Home / Uncategorized

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 03:42 WIB

Survei Politik Berpotensi Dijadikan Sarana Kampanye, AMSI Jatim Ingatkan Publik Hati – hati

Foto : AMSI Jatim Ingatkan Publik Hati - hati

Foto : AMSI Jatim Ingatkan Publik Hati - hati

 

SURABAYA – Mencermati maraknya survei tentang Pilpres 2024 yang akurasinya perlu divalidasi lagi, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur meminta masyarakat untuk berhati-hati.

Sebab, ada potensi hasil survei yang kebenarannya perlu dipertanyakan lagi itu berpotensi digunakan sarana untuk kampanye.

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim Dr. Arief Rahman mengatakan, sejumlah hasil survei yang dipublikasikan saat ini, menurutnya sebagian besar jauh dari realitas pendapat publik selama ini.

Hasil survei tidak sepenuhnya menggambarkan pendapat dan sikap politik masyarakat.

“Misal kandidatnya dari Jakarta, tapi hasil survei elektabilitasnya tinggi di wilayah Jatim. Sedangkan, mereka jarang hadir di sini. Itu rasa-rasanya tidak masuk akal dan kurang realistis,” kata Arief, Kamis (19/10).

Baca juga  Sambangi Kantor PLN, Satsamapta Polresta Palangka Raya Ingatkan Keamanan Objek Vital

Arief mengendus adanya strategi kampanye untuk meraih simpati dan suara publik, melalui cara tersebut.

Apalagi, hasil temuannya ada yang menunjukkan hasil survei tersebut sangat ekstrim dalam perolehan elektabilitas para calon.

Menurutnya, masih banyak suara yang tersembunyi yang belum diekspresikan warga Jatim. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan teliti untuk menentukan arah politiknya dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Jangan sampai publik tersesat dengan mengacu pada hasil survei yang belum jelas tersebut. Tentunya, masih banyak suara masyarakat yang hingga kini belum terungkap, dan itulah yang akan sangat menentukan arah politik,” ungkap Koordinator Wilayah AMSI Jatim, Jateng dan DIY ini.

Baca juga  BHABINKAMTIBMAS BERIKAN HIMBAUAN KAMTIBMAS

Arief juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jatim agar tidak terjebak dalam dukung mendukung calon hanya berdasarkan hasil survei. Apalagi sampai ke arah fanatisme buta tanpa mengedepankan akal sehat.

“Kita jaga bersama Jawa Timur agar jauh dari gesekan dan konflik sosial. Jangan sampai hanya berpedoman dari hasil survei yang masih belum menggambarkan kenyataan,” pungkas Arief Rahman. (*)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Utamakan Keselamatan, Satpolairud Polres Pulang Pisau Pantau Penyeberangan Feri

Artikel

Polsek Maliku Wujudkan Pelayanan Prima, Bukti Nyata Polri Untuk Masyarakat

Uncategorized

Kanit SPKT 2 Polsek Maliku Memimpin Apel pengecekan alat Damkar karhutla

Uncategorized

Peduli Kesehatan Personel, Sidokkes Gelar Rikkes Rutin bagi Internal Polresta Palangka Raya

Uncategorized

Tak pernah bosan Personil Polsek Pandih Batu Sambangi warga binaanya

Artikel

Danyonif 5 Marinir Hadiri Upacara Penyambutan Satgasmar Pam Puter XXVll

Uncategorized

Wujudkan ZoSS, Satlantas Polresta Palangka Raya Atur Arus Lalin Kawasan Sekolah

BERITA UTAMA

Polres Bondowoso Berbagi 1000 Paket Sembako dari Kapolda Jatim untuk Kaum Dhuafa