Home / Artikel / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:33 WIB

Polda Jateng Tegaskan Pelaku Perang Sarung Bisa Dipidana

Polda Jateng Tegaskan Pelaku Perang Sarung Bisa Dipidana

Polda Jateng Tegaskan Pelaku Perang Sarung Bisa Dipidana

 

SEMARANG, – Polda Jateng|Polda Jateng menegaskan tidak mentolerir aksi perang sarung dan akan memproses hukum bila terbukti menyalahi KUH Pidana. Fenomena yang kerap muncul di bulan puasa ini sangat meresahkan dan bukan lagi dianggap kenakalan remaja biasa.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan aksi perang sarung mengganggu ketertiban umum.

Para pelaku sengaja memasukkan batu, Gir motor, Besi, atau benda lain dalam buntalan sarung dengan tujuan untuk mencederai lawannya. Oleh karena itu, hal ini tidak bisa dibiarkan dan dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.

Proses pidana siap menjerat bila para pelaku terbukti menyalahi pasal perundang-undangan, khususnya KUH Pidana.

“Para pelaku tawuran perang sarung dapat dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 C Pasal 80 ayat 1 dan 2, dan Pasal 170 KUH Pidana tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun penjara,” kata Kabidhumas, Kamis (14/3/2024).

Baca juga  39.2 Gram Sabu Sat. Resnarkoba Polres Mojokerto Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkoba

Bila aksi perang sarung berakibat pada meninggalnya orang lain, maka pelaku dapat dijerat dengan pasal Pasal 338 KUHP pidana, yang mempunyai ancaman hukuman penjara paling lama lima belas tahun.

“Jadi aksi perang sarung bukan lagi kenakalan biasa. Orang tua, guru dan perangkat desa akan dilibatkan untuk mengatasi fenomena ini dengan mengedepankan aspek pembinaan. Tapi bila ada pelaku yang betul-betul terbukti melakukan perbuatan pidana apalagi di rencanakan, maka dia akan diproses hukum,” tandasnya.

Baca juga  Cegah Kriminalitas Piket Siaga Polsek Maliku Laksanakan Patroli malam

Di sisi lain, Kabidhumas mengapresiasi masyarakat yang melaporkan aksi perang sarung yang terjadi di wilayahnya. Dengan laporan yang cepat ke pihak kepolisian, maka sejumlah aksi perang sarung dapat digagalkan.

“Setiap laporan akan direspon cepat, Patroli polisi digerakkan secara maksimal di bulan Ramadhan ini, untuk menjaga kekhusyukan warga yang menjalankan ibadah puasa,” terangnya.

Kabid Humas menghimbau agar para orang tua dan keluarga lebih peduli terhadap kegiatan anak-anaknya

” Selain itu sekarang masih masa ops keselamatan lalu lintas, para orang tua hendaknya lebih mengawasi anak-anaknya dalam penggunaan kendaraan bermotor terlebih saat keluar rumah jangan sampai melakukan konvoi dengan teman-teman nya dan berujung perang sarung, ini sangat berbahaya,” pungkas Kabid Humas. (Fauzi)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Fikri Faqih: Profil Pelajar Pancasila Jangan Sekedar Jargon

Artikel

Babinsa Merpati Hadiri Kegiatan Maperta Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Kecamatan Tangaran

Artikel

Sambut Harkodia 2024, Kejati Jatim Gelar Serangkaian Kegiatan Preventif

BERITA UTAMA

Dewan Pakar Presidium FPII: “Apakah Kirim Screenshot Pesan WhatsApp Melanggar UU ITE?”

BERITA UTAMA

Rutin Cek Senpi dan Inventaris Dinas, Ini Tujuan Personel SPKT Polsek Bukit Batu

Artikel

Proyek Diduga Bodong di Desa Ngrami, Sukomoro Tanpa Papan Informasi

Artikel

Tunjukkan Kepedulian, Anggota Satgas TMMD Bantu Warga Rontok Padi Sebelum Bekerja Haruyan, Hulu Sungai

Artikel

Bhayanaka Champion Of The Company Dalam Lomba Antar Kompi
error: Konten dilindungi!!