Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 9 Oktober 2024 - 12:36 WIB

2 Oknum Pesilat Dibekuk Terkait Penyerangan Warung di Manyar

 

Surabaya – Tim Respon Cepat Tindak Patroli Perintis Presisi (Respatti) Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat dalam penyerangan sebuah warung di Jalan Manyar, Surabaya, pada Rabu (9/10) dini hari.

Diketahui Insiden itu diduga melibatkan sekelompok anggota perguruan silat PSHT yang tengah konvoi usai pesta minuman keras.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfi melalui Kasat Samapta AKBP Teguh mengungkapkan, penyerangan tersebut diduga dipicu oleh perseteruan dengan anggota perguruan silat lain, yakni IKSPI.

“Menindaklanjuti aduan warga, Tim Respatti yang dipimpin oleh Aipda Anto Ibnu segera menuju lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Manyar Surabaya,” kata, AKBP Teguh.

Baca juga  Bhabinkamtibamas Polsek Maliku Cegah Terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Dalam operasi tersebut, ungkap AKBP Teguh, tim menemukan dan mengejar sekitar 40 pemuda yang diduga anggota PSHT. Setelah pengejaran, dua orang berhasil diamankan di kawasan Jalan Gubeng.

“Kedua pemuda yang ditangkap tersebut adalah Fernando (18), warga Kedinding Lor, dan Ahmad Rizeki K (20), warga Tanah Merah Utara,” tutur AKBP Teguh, pada Rabu (8/10).

Teguh menjelaskan, berdasarkan pengakuan mereka, kelompok tersebut sebelumnya berkumpul di sebuah warung di daerah Rungkut dan terlibat pesta minuman keras sebelum melakukan konvoi dan aksi penyerangan.

Baca juga  Kesiapan Hadapi Karhutla, Polsek Sebangau Kuala Gelar Apel Siaga.

“Dari tangan keduanya, Tim Respatti mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone, satu sepeda motor, dan sebatang bambu yang diduga digunakan dalam penyerangan. Kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Mulyorejo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Teguh.

Sementara itu Kasi Humas Polrestabes AKP Haryoko Widhi, menambahkan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan, terutama yang melibatkan kelompok perguruan silat dan tawuran antar warga.

“Kepolisian Polrestabes akan melakukan penyisiran secara berkala untuk menjaga ketertiban di wilayah Surabaya dan mencegah tindakan anarkis seperti ini terulang kembali,” pungkasnya.bib

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Wujudkan Rasa Aman, Polsek Bukit Batu Sambangi Pasar Rakyat

BERITA UTAMA

RSMZ Sampang Resmi Jadi Tuan Rumah Gelar Kompetisi Code dan BHD se-Jawa Timur

Artikel

Pimpin Apel Serah Terima Regu Pengamanan, KA. KPR Tegaskan Untuk Selalu Menjaga Integritas dan Tetap Waspada

Artikel

TNI Hadir untuk Negeri, Rehab Panti Asuhan, Tanamkan Wasbang hingga Wujudkan Air Bersih bagi Anak-anak

Artikel

Tunadaksa Fatia Nur Azzahra: Dibully saat Kecil Kini Jadi Calon Polwan

Artikel

Jelang Minggu Paskah Polresta Malang Kota Sterilisasi Gereja Libatkan Unit K9

Uncategorized

Laksanakan Sambang dan Sampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan Imbau Larangan Karhutla Kepada Masyarakat kecamatan Maliku

Artikel

Memberikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga Masyarakat Untuk Terciptanya Keamanan Kamtibmas