Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Kamis, 26 Desember 2024 - 13:47 WIB

Warga wonokoyo beji pertanyakan Gorong-Gorong Rusak 4 bulan Pengerja’an Kok Sudah Rusak

4 bulan Pengerja'an Kok Sudah Rusak

4 bulan Pengerja'an Kok Sudah Rusak

 

TargetNews.id Wonokoyo, Beji Kamis, 26 Desember 2024 – Kabupaten Pasuruan
Pembangunan gorong-gorong U-Ditch berukuran 30 cm di Dusun Wonokoyo Kulon, RT 01 RW 02, yang baru selesai dikerjakan pada bulan September 2024, kini menuai perhatian masyarakat. Proyek yang didanai Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 dengan anggaran sebesar Rp 27.492.000 ini mengalami kerusakan dalam waktu singkat, sehingga memunculkan pertanyaan terkait kualitas pengerjaan.

Warga setempat Syahril. mengungkapkan rasa kecewa terhadap kondisi infrastruktur yang dibiarkan dimana seharusnya menjadi solusi atas permasalahan banjir. Salah seorang warga mengatakan, “Gorong-gorong ini baru selesai dikerjakan, tapi terkesan dibiarkan yang sekarang sudah mengalami kerusakan. Kami berharap pengerjaan seperti ini tidak asal-asalan, karena anggaran yang digunakan cukup besar dan berasal dari uang rakyat.”

Baca juga  Bhabinkamtibmas Sambang Warga Binaan, Wujudkan Keamanan Dalam Lingkungan

Proyek ini direncanakan untuk meningkatkan sistem drainase dan kenyamanan warga, namun kerusakan yang terjadi justru menimbulkan kesan miris. Banyak pihak mempertanyakan proses pelaksanaan, mulai dari pemilihan material hingga pengawasan selama pengerjaan berlangsung.

Menanggapi hal ini, PJ. Kepala Desa Wonokoyo, Jenal Abidin, S.E., diharapkan segera memberikan penjelasan dan mengambil langkah cepat untuk memperbaiki kondisi gorong-gorong tersebut. Selain itu, transparansi dalam penggunaan dana dan evaluasi terhadap Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca juga  Patroli Terpadu Poslap 31 Cek Lahan Rawan Karhutla di Wilkum Polsek Maliku.

Warga berharap agar kerusakan ini segera diperbaiki dan menjadi pembelajaran bagi pemerintah desa untuk lebih mengutamakan kualitas dalam pembangunan infrastruktur. Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan bersama oleh semua pihak agar penggunaan Dana Desa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Team Investigasi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Jaksa Kejari Jembrana Diduga Tidak Beri Tanggal dan Tandatangan Dakwaan, Tim Hukum Ajukan Eksepsi di Pengadilan Negeri Negara Bali dan Uji Materiil Pasal 143 ayat (2) KUHAP di Mahkamah Konstitusi

Artikel

Danyonif 621/Mtg Buka Turnamen Sepak Bola Manuntung Cup 2024

Artikel

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Donor Darah

Artikel

Kejati Jatim Dinilai Tim Verlap Kejagung untuk Raih WBBM

Artikel

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Lurah Tanah Kali Kedinding Anggoro Himawan Ajak Warga Bangun Budaya Jujur Sejak Dini

BERITA UTAMA

Tingkatkan Kesadaran Hukum, Prajurit Yonif 3 Marinir Ikuti Safari Intelijen Dan Hukum Pasmar 2

Uncategorized

Menyambangi Lingkungan Bank Bri Unit Maliku, Petugas Patroli Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Kantor BRI menjadi Tujuan Patroli Satsamapta Polresta Palangka Raya