TargetNews.id Tulungagung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung telah menggelar Rapat Paripurna pada Selasa malam, 4 Februari 2025 di Pendopo Agung Kongas Arum Kusumaning Bongso.
Rapat kali ini menjadi momentum penting
untuk menandai serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung periode 2025-2030. Acara yang digelar di pendopo Agung sangatlah penting, sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Ahmad Baharudin sebagai pemegang pemerintahan tertinggi di Kabupaten Tulungagung.
Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, yang memimpin rapat, menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan daerah tidak hanya tergantung pada kepala daerah, tetapi juga pada kolaborasi yang solid dengan DPRD.
“Sebagai lembaga legislatif, kami berharap bupati dan wakil bupati mampu menjalin kerja sama yang harmonis dengan DPRD. Tentunya, ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan fondasi utama dalam pemerintahan yang efektif,” ujar Marsono.
Dalam pidatonya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan komitmennya untuk membawa Kabupaten Tulungagung menuju “Tulungagung Maju”. Ia bertekad mengembalikan reputasi Tulungagung sebagai daerah yang mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Selain itu, Gatut Sunu juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Tulungagung ke depan. “Mari kita bersama-sama bekerja dengan baik agar Tulungagung bisa lebih baik dan semakin maju,” ujar Gatut Sunu.
Pri, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2018-2023, juga menegaskan komitmennya untuk memerangi korupsi. “Di era saya nanti, Tulungagung harus bersih dari korupsi,” tegasnya.
Rapat Paripurna Sertijab Bupati yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Indah Parawangsa beserta jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Tulungagung, anggota DPRD, KPU, Bawaslu, camat dan kepala desa. acara rapat Paripurna dikarenakan malam hari pukul 20.00 wib, diawali dengan buka bersama, sholat Maghrib, sholat Tarawih. Sehabis sholat tarawih diteruskan yaitu pemberian santunan kepada 10 anak yatim ingga acara selesai dengan lancar aman dan kondusif.
(BBT)










