Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 4 April 2025 - 23:12 WIB

Tangsi Keluarga Kembali Pecah Saat 6 Korban, Tanah Longsor Cangar Tiba di Rumah Duka di Kloposepuluh

Tangsi Keluarga Kembali Pecah Saat 6 Korban, Tanah Longsor Cangar Tiba di Rumah Duka di Kloposepuluh

Tangsi Keluarga Kembali Pecah Saat 6 Korban, Tanah Longsor Cangar Tiba di Rumah Duka di Kloposepuluh

 

Sidoarjo, _TargetNews.id jum,at Setelah Jenazah Masjid Zatmo Setyo (31) yang akrab disapa Majid tiba di rumah duka dan dikebumikan Jumat dini hari pukul 01.30 WIB, tangis keluarga dan kerabat kembali pecah menyeruak tak terhindarkan diiringi lantunan kalimat tahlil ketika mobil ambulance korban lainnya peristiwa tanah longsor di Cangar, Mojokerto, datang di rumah duka di Dusun Pasegan, Desa Kloposepuluh, Kec. Sukodono, Sidoarjo.

Tepat pukul 19.50 WIB dengan dikawal foreraider Polres Batu sebanyak 6 mobil ambulance yang mengangkut 6 peti mayat sekeluarga tiba di rumah duka, yang diberangkatkan dari RS Bhayangkara Hasta Brata kota Batu, sekitar pukul 17.00 WIB.

Keenam sekeluarga yang menjadi korban tanah longsor di kawasan hutan Cangar Kab. Batu ini, yang Jenazahnya sudah di sucikan di rumah sakit antara lain H. Wahyudi (65) ayahnya Majid, Hj. Jainah (60) ibunya Majid, Saudah (60) ibu mertua Majid, Rani Anggraeni (28) istri Majid dan kedua anaknya bernama Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6) dan Putri Qiana Ramadhania (2). Sedangkan Majid, merupakan anak keempat atau Ragil pasangan H. Wahyudi dan Hj. Jainah.

Dari 6 jenazah korban yang datang beriringan, 5 korban diserahterimakan di rumah duka jalan Dusun Pasegan, Kloposepuluh, dan satu jenazah yakni Saudah diserahterimakan di rumah dukanya di Desa Suruh, Kec. Sukodono dengan jarak sekitar 2 kilo meter.

Di rumah Majid, tangis duka keluarga makin menyeruak histeris saat 5 peti jenazah diturunkan dari ambulance dan ditempatkan di pelataran rumah sebelum diberangkatkan ke Masjid Baitul Maghfirah untuk di Shalati yang bersebelahan dengan Makam Islam Dusun Pasegan, Desa Kloposepuluh.

Baca juga  Personel Polsek Banama Tingang Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Banama Tingang

Tragedi peristiwa tanah longsor yang terjadi Kamis jelang siang kemarin, sangat mengejutkan keluarga dan kerabatnya. Sudio Husodo anak pertama atau anak sulung pasangan korban H. Wahyudi dan Hj. Jainah menceritakan, rombongan sekeluarga satu mobil Innova Reborn warna Biru Metalik dengan No. Pol. L 1217 NT sebelum berangkat silaturahim ke sanak saudara di Desa Masangan Wetan, Sukodono dan ke Batu, telah ada firasat beberapa kejadian. Sehari sebelum berangkat, tidak seperti biasanya Majid tiba – tiba jadi pendiam ketika diajak bicara keluarga dn kerabatnya, padahal tidak ada masalah apapun yang dialami rumah tangga Majid semuanya baik – baik saja.

“Adik saya tiba – tiba pendiam sering dengan tatapan kosong. Kami semuanya disini tinggal serumah bersama orang tua dan keluarga adik bungsu, sedangkan keluarga adik saya perempuan yang nomer dua tinggal di Nganjuk, dan keluarga adik saya perempuan yang nomer tiga tinggal di Desa Ciro Sidoarjo. Kami yang serumah mengerti betul suasana keluarga besar kami penuh leakraban, padahal sama sekali tidak ada masalah apapun semunya baik – baik saja,” cerita Dio sapaan akrab Sudio.

“Biasanya di lebaran tahun – tahun sebelumnya keluarga saya selalu ikut bawa mobil sendiri berlebaran di rumah sanak saudara. Saat kemarin itu keluarga saya tidak ada firasat apa – apa tidak ikut rombongan, hanya saja karena kepikiran ngasih makan ternak dibelakang rumah kalau semuanya ikut,” imbuh ceritanya.

Baca juga  Polres Tegal Hadir di Sekolah, Kasat Binmas Ingatkan Pelajar Bahaya Judi Online

Kejadian lainnya yang kemungkinan sebagai firasat pertanda, yaitu kamis pagi sebelum berangkat Majid yang membeli parfum baru saat disemprotkan ke badannya tiba – tiba tombol spray-nya macet menyemprot trus menerus. “Parfum yang baru dibeli adik saat disemprotkan di badannya tiba – tiba tombolnya macet dan terus menyemprot. Karena macet, adik keluar kamarnya kemudian terus menyemprotkan parfumnya di kamar mandi, di dapur, smpai di ruang tamu sampai habis isi parfumnya. Seisi rumah jadi bau aroma wangi,” pungkas cerita Dio Jumat pagi yang masih diselimuti duka menunggu kabar nasib 6 keluarganya yang belum ditemukan.

Tampak pejabat yang turut hadir takziah di rumah duka malam itu, dari rombongan Dinas Sosial Prov. Jatim, Kombes. Pol. Christian Tobing Kapolresta Sudoarjo, serta Sumardi Kepala Desa Kloposepuluh. Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sidoarjo Subandi, rencananya hadir takziah pada Sabtu pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB.

Malam itu juga sekitar pukul 20.30 WIB, usai di Shalati ke enam peti jenazah sekeluarga korban tanah longsor di Cangar, disemayamkan di dusunnya masing – masing. 5 korban dikebumikan di Pemakaman Islam yangbsama dengan Majid di Dusun Pasegan, Desa Kloposepuluh, dan peti jenazah Saudah dikebumikan di Pemakaman Islam di Desa Suruh, Kec. Sukodono, Sidoarjo. ( Mas)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sambangi warga Bhabinkamtibmas Sosialisasi cegah karhutla

Artikel

Cabup- Wabup 02 Warsubi dan Gus Salman(Warsa) Program Yang Menjanjikan.

BERITA UTAMA

Serah Terima Tugas, Personel Polsek Sabangau Cek Tahanan dan Inventaris Dinas

BERITA UTAMA

MADAS DPD JAWA TIMUR Tegaskan Dukungan, Polri di Bawah Presiden Prabowo

Artikel

Prajurit Yonif 3 Marinir Ikuti Upacara Detik – Detik Proklamasi di Kabupaten Sidoarjo

Uncategorized

Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

BERITA UTAMA

Kodim 0828/Sampang gelar Komsos dengan KBT Untuk Satukan Persepsi Kuatkan Sinergi

Artikel

Komsos di Kebun Lombok, Babinsa Pererat Silaturahmi dengan Warga Desa Jamil