Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:10 WIB

Korupsi Bersumber Dari APBDes, Kades Ambal-Ambil Terancam Penjara 20 Tahun

Korupsi Bersumber Dari APBDes, Kades Ambal-Ambil Terancam Penjara 20 Tahun

Korupsi Bersumber Dari APBDes, Kades Ambal-Ambil Terancam Penjara 20 Tahun

 

PASURUAN – Kepala Desa Ambal-Ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Saiful Anwar (58), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa (DD).

Saiful Anwar dilaporkan menyalahgunakan wewenangnya dalam pengelolaan dana yang bersumber dari APBDes, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi, dan BKK Kabupaten selama periode April 2021 hingga Desember 2022.

Dalam Pers Rilis Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah, Jumat (13)06/2025) mengatakan, penetapan tersangka ini berdasarkan laporan polisi yang diterima 26 Maret 2024 bernomor LP/A/8/III/2024/SPKT/Satreskrim/Polres Pasuruan/Polda Jatim. Dugaan korupsi terjadi pada periode April 2021 hingga Desember 2022.

Baca juga  Kasihumas Polres Nganjuk Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian Jadi Kompol

Modus yang digunakan antara lain penyimpanan uang desa secara pribadi, penggunaan nota kosong untuk belanja fiktif, mark-up harga pengadaan barang, dan penyaluran honor kegiatan yang tidak sesuai prosedur,” ujarnya.

Bahkan, lanjut kata Adimas, proyek pembangunan seperti sumur bor dan tandon air tidak dilaksanakan sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

“Polisi menyita berbagai barang bukti penting, termasuk dokumen APBDes, laporan pertanggungjawaban (SPJ), buku tabungan atas nama desa dan tersangka, nota kosong dari toko penyedia, serta dokumen bantuan keuangan,” katanya.

Masih kata AKP Adimas Firmansyah, Audit dari Inspektorat Kabupaten Pasuruan mengungkap bahwa kerugian negara mencapai Rp448.222.635.

Baca juga  Cegah Terjadinya Karhutla, Ps. Kanitsamapta Polsek Maliku Sosialisasikan Larangan Karhutla

Atas perbuatannya, Saiful Anwar dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan ancaman hukuman mencakup penjara minimal 1 tahun hingga maksimal 20 tahun atau seumur hidup, serta denda maksimal Rp1 miliar,” ungkapnya.

Kini berkas perkara tengah dirampungkan dan akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan untuk proses hukum lebih lanjut,” tutup Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah. (red)

“Artikel Pers Rilis Humas Polres Pasuruan”

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Slerok Jadi Putaran Terakhir Pentashorufan Baznas 2023

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Bangun Persatuan dan Kesatuan Sesuai Seruan Komando Jihat

BERITA UTAMA

PELIHARA KEMAMPUAN DASAR, PRAJURIT MENBANPUR 3 MAR LAKSANAKAN CROSS COUNTRY

BERITA UTAMA

Satsamapta Polresta Palangka Raya terus Lakukan Blue Light Patrol

Uncategorized

Pastikan Aman di KPU Kab Pulang Pisau Sat Samapta gelar Patroli Dialogis

BERITA UTAMA

Dandim Gresik Terjun Langsung, Panen Padi dan Jagung Idaman Dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional

Artikel

Jalin Silaturahmi Anggota Koramil 1208-04/Jawai Komsos Bersama Perangkat Desa

Artikel

Kodaeral XII Gelar Wisuda Purna Bakti, Wujud Penghormatan bagi Prajurit yang Mengakhiri Masa Pengabdian