Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:28 WIB

Diduga Gudang Daging, Beku Ilegal di Kubu Raya Beroperasi Bebas, Aparat Diminta Bertindak

Diduga Gudang Daging, Beku Ilegal di Kubu Raya Beroperasi Bebas, Aparat Diminta Bertindak

Diduga Gudang Daging, Beku Ilegal di Kubu Raya Beroperasi Bebas, Aparat Diminta Bertindak

TargetNews.ID Kubu Raya, Kalimantan Barat — 10 Agustus 2025 Dugaan praktik penyimpanan daging beku ilegal mencuat di Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Lokasi gudang yang disinyalir beroperasi tanpa izin resmi itu terungkap setelah seorang warga berinisial(D) mengaku membeli daging dalam jumlah besar di tempat tersebut pada 8 Agustus 2025.

Tim investigasi awak media yang mengikuti warga ke lokasi mendapati aktivitas penjualan daging beku dalam volume besar. Menurut keterangan warga, toko atau gudang itu dikenal menjual daging dalam jumlah melimpah dan kerap menjadi tujuan pembelian bagi konsumen yang membutuhkan stok besar.

“Kalau beli banyak, saya memang ke sini. Barangnya selalu banyak tersedia,” ujar (D)Warga Setempat kepada tim investigasi.

Namun, ketika awak media mencoba meminta klarifikasi kepada pihak pengelola gudang, mereka enggan memberikan tanggapan.

Baca juga  Sasar Masyarakat Pesisir Upaya Berikan Edukasi Larangan Buka Lahan Dengan Membakar

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, gudang tersebut telah lama beroperasi namun belum pernah terlihat adanya pemeriksaan atau penindakan dari instansi berwenang. Dugaan pun menguat bahwa kegiatan penyimpanan dan penjualan ini tidak memiliki izin resmi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Jika benar beroperasi tanpa izin edar atau sertifikat laik hygiene sanitasi, aktivitas ini berpotensi melanggar Pasal 142 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang mengatur sanksi bagi pelaku usaha pangan yang memperdagangkan pangan tanpa memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi. Ancaman pidananya dapat mencapai 2 (dua) tahun penjara dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Selain itu, jika terbukti mengedarkan produk impor tanpa dokumen karantina atau sertifikat kesehatan dari negara asal, pelaku dapat dijerat Pasal 31 jo Pasal 86 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, dengan ancaman pidana maksimal 8 (delapan) tahun penjara dan denda hingga Rp6 miliar.

Baca juga  KPU REMBANG BERHASIL MELANTIK 882 PPS JAMINAN SOSIAL BELUM JELAS

Ketua tim investigasi awak media mendesak aparat penegak hukum serta dinas terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Karantina Pertanian, untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap legalitas dan kelengkapan dokumen gudang tersebut.

“Kami meminta instansi terkait memeriksa dokumen dan perizinan. Kalau memang ilegal, ini bukan hanya merugikan konsumen dari sisi keamanan pangan, tetapi juga merugikan negara karena potensi pajak yang hilang,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dinas terkait mengenai dugaan gudang daging beku ilegal di Teluk Kapuas tersebut.

Sumber : Warga Masyarakat
Red/Tim

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polres Ngawi Gelar KRYD Jaga Kamtibmas Jelang Coblosan Pilkada 2024

Artikel

Dukung program Asta Cita Presiden RI, Wakapolres Pamekasan Pimpin Penanaman Jagung di Pagantenan

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sampaikan Himbauan Cegah TPPO

BERITA UTAMA

Sat Samapta Polresta Palangka Raya Kawal Perobatan Warga Binaan

Uncategorized

Wujudkan Keselamatan Pelajar, Satsamapta Polresta Palangka Raya Lakukan Pengaturan Arus Lalin

Artikel

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Dikmas Lantas Penling

Artikel

Polsek Sebangau Kuala sambang dan Lakukan Sosialisasi dan imbauan Kepada Masyarakat

Artikel

Polres Pamekasan Pasang Stiker “Mudik Aman Keluarga Nyaman dan Hotline Layanan Polri Kepada Armada Bus Angkutan Mudik