Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Minggu, 7 September 2025 - 20:34 WIB

Warga Dusun Banjarsari lestarikan Tradisi lewat Gelar Khotmil Qur’an dan Selawatan

lestarikan Tradisi lewat Gelar Khotmil Qur’an dan Selawatan,[Foto: Tiyasih/TargetNews.ID/Tradisi]

lestarikan Tradisi lewat Gelar Khotmil Qur’an dan Selawatan,[Foto: Tiyasih/TargetNews.ID/Tradisi]

Mojokerto 07/09/2025 Tradisi dan budaya lokal merupakan warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan. Hal inilah yang dilakukan warga Dusun Banjarsari, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dengan rutin menggelar Khotmil Qur’an, selawatan, dan doa bersama di Makam Umum Dusun Banjarsari, Minggu (7/9/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Hadi Purwanto tersebut dihadiri keluarga besar dan masyarakat sekitar. Selain doa bersama, acara juga diramaikan dengan kehadiran grup selawat Al Hadad Djawa Dwipa.

“Pesan moralnya, kita berusaha menciptakan manfaat bagi kehidupan dengan khotmil qur’an, selawatan, dan doa bersama,” tutur Hadi Purwanto. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk bakti pada leluhur sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga di tengah tantangan arus teknologi dan politik yang semakin kuat.

Baca juga  Manfaatkan Lahan, Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Olah Lahan Dan Rawat Tanaman

Penasihat kegiatan, Ustaz Mukid, menegaskan bahwa kegiatan rutin ini sudah berlangsung 16 kali dan hanya bisa terlaksana berkat pertolongan Allah SWT serta dukungan masyarakat.
“Kita harus tetap semangat memperjuangkan agama Islam. Jangan bosan mengajak tetangga hadir di khotmil qur’an. Kita tidak boleh saling mengecilkan, karena masuk surga adalah ranah Allah. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan,” pesannya.

Hal senada disampaikan K.H. Hasan Mathori. Ia menjelaskan bahwa warga rutin merayakan maulid nabi serta menggelar khotmil qur’an setiap bulan di makam umum.
“Wajar kalau jamaah belum ramai karena jam 1 siang banyak orang beristirahat. Tapi semoga ke depan semakin semarak. Kepala Dusun dan Pj Kepala Desa harus ikut memberi perhatian. Jangan menunggu ada demo baru mendekat ke rakyat,” tegasnya.

Baca juga  JPU Optimis Upaya Hukum Kasasinya Akan Meyakinkan Hakim Agung Dengan Bukti Alat Rekaman CCTV Terdakwa Melakukan Penganiayaan

Sementara itu, K.H. Ragil Pamungkas mengingatkan pentingnya menjaga makna dari nama desa dan dusun yang penuh filosofi.
“Banjarsari berarti lingkungan yang asri, sedangkan Kedunglengkong adalah dataran berkelok-kelok. Tidak ada orang hebat di zaman sekarang kalau tidak ada leluhur. Maka mari selalu melestarikan kebudayaan,” ujarnya.

Kegiatan rutin ini menjadi wujud nyata masyarakat dalam melestarikan uring-uring budaya dan perjuangan agama Islam. Melalui khotmil qur’an, selawatan, serta doa bersama, warga tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mengingat nilai nilai leluhur Banjarsari. ( Tiyasih )

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Peduli Anggota Sakit, Perwira Laksanakan Kunjungan dan Berikan Dukungan Moril

BERITA UTAMA

Gunakan Tanah Timbun Pondasi RTLH Pak Amat, Satgas TMMD Reguler Ke-129 Perkuat Konstruksi Bangunan

BERITA UTAMA

Koperasi Bergotong Royong dan Bermitra

Artikel

Polsek Pandih Batu Ajak Masyarakat untuk Jaga Kamtibmas

Uncategorized

Sosialisasikan Kepada Masyarakat Oleh Personil Polsek Maliku Tentang Saber Pungli

Artikel

Hadiri Pembukaan Kursus Pramuka, Ini Harapan Dandim 1002/HST

Artikel

Dansatgas Yonif 611/Awang Long, Kerja Bakti Wujud Kepedulian TNI Kepada Masyarakat Mimika

Uncategorized

Dengan Patroli Dialogis, personel Satbinmas Berikan Himbauan Kamtibmas Juru Parkir dipasar Patanak.