Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:55 WIB

MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Untuk Menindak Tegas dan Menutupnya!

MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Untuk Menindak Tegas dan Menutupnya! (FOTO ISTIMEWAH)

MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Untuk Menindak Tegas dan Menutupnya! (FOTO ISTIMEWAH)

Majalengka – MBG Dapur 21 Kabupaten Majalengka Diduga Bermasalah, berawal dari informasi Insiden penemuan ulet di makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur 21, Majalengka, informasi itu menyebar luas dan telah memicu kekhawatiran masyarakat. Makanan yang tidak layak dikonsumsi ini telah mengganggu kegiatan belajar anak-anak di SD Cibodas, Majalengka.

Sementara Aceng Syamsul Hadie menyoroti kejadian ini dengan serius karena MBG harus terjamin kesehatannya agar anak didik benar-benar aman dalam mengkonsumsinya.

“Sebaiknya Bupati dan Sekda Kabupaten Majalengka segera turun tangan dan kalau insiden itu benar, maka tindak tegas Dapur 21 Kabupaten Majalengka, kalau perlu untuk ditutup, agar dijadikan pelajaran bagi dapur-dapur yang lain”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Baca juga  Bhabinkamtibmas meminta warga untuk melaporkan bila terjadi Pungli.

Ketika ada temuan ulet di makanan MBG, ini menunjukkan ada kelalaian dalam proses pengolahan dan pengawasan makanan. Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Aceng mengingatkan bahwa dengan terjadi Insiden tersebut, ini menunjukkan lemahnya pembinaan dan pengawasan dari petugas Gizi (BGN) Majalengka terhadap program MBG.

Baca juga  Bhabinkamtibmas desa sanggang menjalin silahturahmi dengan sambang ke warga

Pemerintah Majalengka dan pihak terkait harus memastikan bahwa makanan yang disajikan aman dan bergizi untuk anak-anak, jangan hanya mendapat laporan sepihak dari pengelolaan dapur MBG.

Dengan disorotnya kelalaian kegiatan pengolahan makanan di Dapur 21 ini, itu disebabkan kurang memperhatikan nilai kebersihan dan ketelitian. Maka pemerintah dan pihak terkait harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pengawasan dan kualitas makanan MBG.

“Orang tua dan masyarakat harus aktif memantau dan melaporkan jika ada kelalaian dalam program MBG. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban kelalaian”, pungkasnya.

Sumber: ASH
Editor: Tim Redaksi

Share :

Baca Juga

Artikel

Wali Kota Pontianak Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Flamboyan, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Terkendali

Uncategorized

Datangi Masyarakat dan Ajak Masyarakat Untuk jaga Kamtibma Itulah yang di sampaikan Petugas Patroli Sat Samapta

Uncategorized

Bhabinkamtibmas Polsek Jabiren Raya Sambang warga berikan himbauan dan Sosialisasi Cegah KARHUTLA kepada masyarakat di Kab. Pulang Pisau

Uncategorized

Polresta Palangka Raya Kerahkan Personel Bantu Padamkan Karhutla di Petuk Katimpun

BERITA UTAMA

Babinsa Kalipurwo Koramil 19/ Kuwarasan Hadiri Pengajian Dalam Rangka Santunan Anak Yatim Dan Dhuafa

BERITA UTAMA

Antisipasi Gangguan Pasca Unras, Satgas Aman Nusa I Telabang 2025 Polres Pulang Pisau Rutin Gelar Patroli Bersama

BERITA UTAMA

Menjelang Ramadhan Sedikitnya 587 Unit Kendaraan Roda Dua Dan Empat Diamankan SatLantas Polrestabes Makassar Karena Kenalpot Brong.

Artikel

Polri Maksimalkan Bantuan dengan Kerahkan Alat Berat, Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra