Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Sabtu, 17 Januari 2026 - 05:49 WIB

Anak Butuh Dipeluk, Bukan Diadili: Senator Lia Istifhama Soroti Maraknya Bullying dan Kecanduan Game Online

Foto: Anak Butuh Dipeluk, Bukan Diadili: Senator Lia Istifhama Soroti Maraknya Bullying dan Kecanduan Game Online

Foto: Anak Butuh Dipeluk, Bukan Diadili: Senator Lia Istifhama Soroti Maraknya Bullying dan Kecanduan Game Online

 

Surabaya — Di balik maraknya kasus perundungan dan kecanduan game online pada anak, tersimpan persoalan yang jauh lebih dalam: luka batin, rasa sepi, dan kurangnya pendampingan. Fenomena ini kini kian terasa di berbagai ruang yang seharusnya aman bagi anak—rumah, sekolah, hingga pesantren.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, anak-anak hari ini hidup dalam tekanan yang sering kali tak mereka pahami, sementara orang dewasa kerap terlambat menyadarinya.

“Bullying sekarang tidak lagi terjadi jauh di luar sana. Ia hadir di lingkungan terdekat anak, bahkan di tempat yang kita anggap paling aman,” tutur senator yang akrab disapa Ning Lia, Kamis (15/01).

Ia menilai, perundungan bukan sekadar persoalan perilaku, tetapi cerminan dari kegelisahan batin anak yang belum tertangani. Tak jarang, masalah itu bertaut dengan kecanduan game online, konflik keluarga, hingga kebutuhan akan perhatian dan kasih sayang.

“Banyak anak yang terlihat kuat di luar, tapi rapuh di dalam. Ada yang melampiaskan luka lewat perundungan, ada pula yang memilih bersembunyi di balik layar gawai,” ujarnya lirih.

Baca juga  Serah Terima Piket, Aipda Mahardika Pastikan Kelengkapan Barang Inventaris Dinas

Ning Lia menegaskan, mendidik anak tidak cukup hanya dengan aturan dan nasihat. Yang lebih utama adalah kehadiran orang tua secara utuh—mendengar, memahami, dan membersamai.

“Orang tua punya peran besar. Anak jangan sampai menjadi pelaku, tapi juga jangan dibiarkan sendirian saat menjadi korban. Mereka butuh dipeluk, bukan dihakimi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya membangun mental anak sejak dini—mental yang berani, tegas, dan tangguh, namun tetap penuh empati.

“Ketangguhan bukan berarti keras. Ketangguhan adalah ketika anak punya keberanian untuk berkata jujur, meminta tolong, dan tetap fokus pada kehidupan nyata, bukan lari ke dunia maya,” tambahnya.

Terkait kecanduan game online, Ning Lia menyebut banyak anak dan remaja kehilangan arah karena terlalu lama hidup dalam dunia virtual. Hal itu berdampak pada menurunnya semangat belajar hingga munculnya tekanan psikologis.

“Ketika dunia maya lebih ramah daripada dunia nyata, di situlah kita perlu bertanya: apa yang kurang dari kehadiran kita sebagai orang tua?” ujarnya.

Baca juga  Kapolda Jatim Berikan Penghargaan Kepada 56 PNS dan Personel Polri yang Berprestasi

Di tengah kondisi tersebut, Ning Lia mengapresiasi hadirnya layanan kesehatan mental yang semakin terbuka dan ramah di Jawa Timur. Menurutnya, fasilitas ini menjadi ruang aman bagi anak dan keluarga untuk mencari pertolongan tanpa rasa malu.

“Sekarang rumah sakit hadir dengan empati, tidak menghakimi. Banyak orang tua sebenarnya ingin membantu anaknya, tapi mereka juga lelah dan bingung. Tempat seperti ini menjadi harapan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, biaya layanan kesehatan mental kini semakin terjangkau, sehingga tidak lagi menjadi momok bagi keluarga.

Lebih jauh, Ning Lia menekankan pentingnya edukasi pra-nikah sebagai fondasi membangun keluarga yang sehat secara emosional.

“Mempersiapkan pernikahan sejatinya juga mempersiapkan diri menjadi orang tua. Jika kesiapan mental ini dibangun sejak awal, banyak luka anak bisa dicegah,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Ning Lia berharap semua pihak—keluarga, sekolah, dan negara—hadir bersama menjaga tumbuh kembang anak Indonesia.

“Anak-anak kita tidak sedang mencari kesempurnaan. Mereka hanya ingin didengar, dipahami, dan dicintai. Dari sanalah lahir generasi yang kuat dan berakhlak baik,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Artikel

Polresta Malang Kota Berhasil Amankan Komplotan Pencuri Modus Gembosi Ban Nasabah Bank

Artikel

Patroli Rutin Di Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Sat Lantas Polres Pulang Pisau

Artikel

Polsek Kahayan Kuala lakukan sosialisasi kepada warga terkait telah di bentuknya Tim Satgas Saber Pungli di Wilkum Polres Pulang Pisau.

BERITA UTAMA

SATBINMAS POLRES PULANG PISAU GELAR FSK UNTUK TINGKATKAN SINERGI DAN KEAMANAN MASYARAKAT

Artikel

𝗟𝗔𝗪𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗥𝗝𝗔 𝗥𝗔𝗦𝗠𝗜 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗔𝗥𝗔𝗛 𝗝𝗔𝗕𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗖𝗘𝗚𝗔𝗛𝗔𝗡 𝗝𝗘𝗡𝗔𝗬𝗔𝗛 𝗗𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗦𝗘𝗟𝗔𝗠𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗞𝗢𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗜 𝗕𝗨𝗞𝗜𝗧 𝗔𝗠𝗔𝗡 𝗞𝗘 𝗞𝗢𝗡𝗧𝗜𝗡𝗝𝗘𝗡 𝗣𝗨𝗟𝗔𝗨 𝗣𝗜𝗡𝗔𝗡𝗚

BERITA UTAMA

Kegiatan Patroli Malam dilingkungan Pertokoan Wilkum Polsek Maliku

BERITA UTAMA

Kodim 0718/Pati Panen Padi Bareng Kelompok Tani Di Dukuhseti

Artikel

Sambang ke Masyarakat, Personel Polsek Maliku Lakukan Sosialisasi dan Imbauan