Sumenep TargetNews.id — Komitmen Polri dalam memerangi narkoba tidak hanya diarahkan keluar, tetapi dimulai dari dalam institusi. Pesan tegas itu ditunjukkan Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto dengan memimpin langsung pelaksanaan tes urin terhadap personel Polres Sumenep, sebagai langkah pencegahan sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian.
Kegiatan yang digelar di Aula Tungga Polres Sumenep tersebut menyasar personel yang bersentuhan langsung dengan fungsi penegakan hukum narkotika, termasuk Satresnarkoba, Provost, dan Dokkes. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan mekanisme yang terkontrol, transparan, dan akuntabel.
AKBP Anang Hardiyanto menegaskan, perang terhadap narkoba tidak akan memiliki legitimasi kuat apabila aparat penegak hukum justru tercemar oleh praktik yang sama. Karena itu, pengawasan internal menjadi fondasi utama dalam menjaga marwah institusi Polri.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polres Sumenep benar-benar bersih dari narkoba. Tidak ada ruang kompromi. Penegakan hukum harus dimulai dari keteladanan aparatnya,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.
Dalam pelaksanaannya, Kapolres Sumenep didampingi Kabag SDM Polres Sumenep Kompol Widiarti, Kasat Reserse Narkoba Polres Sumenep AKP Anwar Subagyo, serta Iptu Muhajirin. Kehadiran pimpinan lintas fungsi tersebut menegaskan bahwa pengawasan internal merupakan tanggung jawab bersama, bukan sekadar formalitas.
Menurut AKBP Anang, tes urin ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan pesan moral dan institusional bahwa Polri harus berdiri di garis depan dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama Polri. Tes urin ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjaga kepercayaan itu, agar Polri tetap dipercaya dalam melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum secara adil,” pungkasnya.
Langkah ini sekaligus menjadi penguatan terhadap agenda reformasi kultural Polri, di mana disiplin, integritas, dan tanggung jawab moral menjadi nilai utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Polres Sumenep berharap, melalui pengawasan internal yang ketat, seluruh personel semakin sadar bahwa profesionalisme aparat tidak hanya diukur dari kinerja, tetapi juga dari keteladanan sikap dan perilaku.
Red










