Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag / TNI-POLRI

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:40 WIB

Perhutani Pastikan Kayu di Pantai Larangan Bukan Hasil Tebangan, Kapolres Tegal Turun Langsung ke Lokasi

Tegal, TargetNews.id Menyikapi viralnya temuan kayu gelondongan di kawasan Pantai Larangan, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, SH., S.IK., M.H., turun langsung ke lokasi bersama jajaran serta pihak Perhutani KPH Pekalongan Barat, Selasa, (27/01 2026) pukul 09.00 WIB, untuk melakukan pengecekan dan memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polres Tegal dalam menjawab keresahan publik sekaligus memastikan bahwa fenomena tersebut tidak berkaitan dengan praktik ilegal di kawasan hutan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pihak Perhutani memastikan bahwa kayu-kayu dengan jenis sengon dan geringging bukan berasal dari aktivitas penebangan, baik legal maupun ilegal.

Administratur Perhutani KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan visual dan karakteristik kayu, material tersebut merupakan vegetasi alam yang berasal dari kawasan lereng Gunung Slamet.

Baca juga  Polres Tegal Salurkan Bantuan untuk Warga Disabilitas di Kramat

Kalau kita lihat secara visual, kayu-kayu ini adalah jenis vegetasi alam yang ada di Gunung Slamet. Ini bukan hasil tebangan, baik tebangan resmi maupun ilegal. Perhutani sendiri tidak memiliki kegiatan penebangan di lereng Slamet. Bekas batangnya juga tidak rapi dan kondisinya sudah lapuk, sehingga jelas bukan hasil kegiatan yang disengaja,” jelasnya.

Ia menambahkan, kayu-kayu tersebut diduga kuat berasal dari pohon-pohon yang tumbang akibat cuaca ekstrem. Pohon-pohon tersebut kemudian terbawa aliran air dari hulu, dan hanyut hingga bermuara di Pantai Larangan.

Baca juga  KPH Malang dan BPBD Unsur Terkait, Antisipasi Karhutla Diwilayah Tugasnya

Lebih lanjut, Maria Endah Ambarwati mengungkapkan bahwa daerah tangkapan air Kali Gung memiliki luasan sekitar 1.800 hektare di lereng Gunung Slamet. Dengan luasnya wilayah tersebut, material kayu dapat berasal dari berbagai titik di hulu dan terkumpul di muara.

Bahkan dari dokumentasi teman-teman di basecamp pendakian, di pos tiga dan pos empat, terlihat batang-batang kayu yang mirip dengan yang ada di Pantai Larangan ini. Kemungkinan besar memang berasal dari kawasan lereng Slamet,” imbuhnya.

Perhutani dan Polres Tegal menegaskan bahwa fenomena kayu di Pantai Larangan merupakan kejadian alamiah akibat banjir dari wilayah hulu, serta mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kelestarian lingkungan.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

Artikel

Dugaan Kerja Sama Makelaran SRUT Antara BPTD Jatim dan Dishub Trenggalek Pakai Alat Negara dan Karoseri Abal-Abal

Artikel

Babinsa Koramil 06/Sruweng Cek Pompanisasi Aliran Irigasi Desa Tanggeran Kecamatan Sruweng

BERITA UTAMA

Semangat Kemerdekaan, Kodim 1002/HST Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

BERITA UTAMA

Pemerintah Kabupaten Semarang Gelar Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Semarang Ke-502

BERITA UTAMA

HUT Polwan ke-78, Polda Jatim Dorong Polwan Makin Profesional dan Dekat dengan Masyarakat

Artikel

Muhdi Masih Relevan Pemekaran Brebes

Artikel

Lantamal VIII Bantu Penanganan Bencana Erupsi Gunung Ruang

BERITA UTAMA

Prajurit Yonif 3 Marinir Ikuti Apel Khusus Dan Exit Briefing Komandan Korps Marinir