TARGETNEWS.ID SURABAYA — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Agus Sahat S.T. Lumban Gaol, mengajak Anggota DPD RI asal Jawa Timur,
Lia Istifhama untuk berkolaborasi dalam program penyuluhan hukum yang menyasar Generasi Z. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjawab tantangan rendahnya literasi hukum di kalangan anak muda di tengah derasnya arus informasi digital.
Ajakan tersebut disampaikan dalam audiensi dan dialog kelembagaan yang berlangsung di Surabaya, (03/02/2026). Turut hadir dalam pertemuan itu jajaran pimpinan Kejati Jatim, yakni Aspidum Joko, Asintel Ketut, Asdatun Marta, serta Aspidmil Yunus.
Kajati Jatim menilai, keterlibatan Lia Istifhama menjadi langkah strategis karena kedekatannya dengan generasi muda, khususnya Gen Z, yang selama ini lebih responsif terhadap pendekatan komunikatif dan dialogis.
“Generasi Z membutuhkan cara penyampaian yang relevan dengan dunia mereka. Kolaborasi dengan figur publik yang dekat dengan anak muda akan membuat penyuluhan hukum lebih efektif dan mudah diterima,” ujar Agus Sahat.
Selain dinilai dekat dengan anak muda, Lia Istifhama juga memiliki jangkauan komunikasi yang luas. Dengan basis pemilih yang mencapai 2,7 juta suara, Lia dianggap memiliki kapasitas strategis dalam menyebarkan pesan-pesan edukasi hukum secara masif.
Menurut Kajati Jatim, penyuluhan hukum tidak semata membahas larangan dan sanksi, tetapi juga harus menyentuh pemahaman tentang hak, kewajiban, serta nilai keadilan agar generasi muda tumbuh sebagai warga negara yang sadar hukum dan berintegritas.
Sementara itu, Lia Istifhama menyambut positif ajakan kolaborasi tersebut. Ia menilai edukasi hukum bagi generasi muda merupakan kebutuhan mendesak, terutama di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi digital yang begitu cepat.
“Anak-anak muda perlu diajak berdialog, bukan hanya diberi aturan. Pendekatan edukatif akan membantu mereka memahami hukum secara utuh dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lia.
Lia yang juga dikenal sebagai keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, sinergi antara lembaga penegak hukum dan wakil rakyat merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran hukum generasi muda di Jawa Timur.
Melalui kolaborasi ini, Kejati Jatim berharap program penyuluhan hukum bagi Generasi Z dapat berjalan lebih masif, adaptif, dan berdampak nyata, sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek hukum, tetapi juga berkarakter dan berintegritas.
Anil










