Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:59 WIB

Ramadhan: Sekolah Manajemen Diri dan Fondasi Kemenangan Sosial

FOTO: Oleh KH. Muhammad Abdan Syakuro, S.Ag.
Ketua MUI Kundur Barat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau

FOTO: Oleh KH. Muhammad Abdan Syakuro, S.Ag. Ketua MUI Kundur Barat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau

Ramadhan sering dipahami sebatas ritual tahunan yang berkaitan dengan ibadah personal: puasa, tarawih, dan zakat. Padahal, Ramadhan sesungguhnya adalah sekolah besar peradaban—sebuah sistem pendidikan spiritual dan sosial yang melatih manusia mengelola diri, keluarga, hingga kehidupan bernegara. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan latihan serius dalam manajemen keinginan.

Puasa dimulai sejak dini hari dengan niat dan imsak. Di titik ini, manusia dilatih menahan sesuatu yang paling dasar: makan, minum, dan syahwat. Inilah tahap awal pengendalian diri. Keinginan adalah sumber banyak persoalan manusia—konflik, keserakahan, ketimpangan, bahkan kerusakan lingkungan. Ramadhan hadir sebagai momen reflektif untuk menundukkan “ingin” di bawah kendali nilai dan kesadaran.

Berbuka puasa mengajarkan pelajaran yang tak kalah penting. Disunahkan berbuka dengan sederhana: air, makanan ringan, tiga butir kurma. Pesan moralnya jelas—baik jelata maupun raja memiliki wadah keinginan yang sama: perut yang sama. Di hadapan lapar dan dahaga, hierarki sosial runtuh. Ramadhan mengingatkan bahwa ketimpangan bukan kodrat, melainkan hasil kegagalan manusia mengelola keinginan dan sumber daya.

Baca juga  Cegah kecelakaan lalu lintas personel Polsek Maliku melaksanakan Himbauan

Al-Qur’an bahkan memberikan ilustrasi historis tentang makna pengendalian diri melalui kisah tentara Thalut. Ketika dihadapkan pada sungai, hanya mereka yang mampu menahan diri untuk tidak minum berlebihan yang akhirnya bertahan dan menang. Pesannya tegas: kemenangan tidak ditentukan oleh siapa yang paling banyak mengonsumsi, tetapi siapa yang paling mampu menahan diri. Ini adalah prinsip universal yang relevan bagi kehidupan pribadi maupun tata kelola negara.

Idul Fitri, yang menutup Ramadhan, bukan sekadar pesta kemenangan. Ia adalah simbol keberhasilan melawan hawa nafsu dan berdamai dengan diri sendiri. Kemenangan sejati bukan diukur dari limpahan sumber daya, melainkan dari kemampuan mengelolanya secara adil, bijak, dan berkelanjutan. Dalam konteks sosial dan politik, bangsa yang gagal mengelola keinginan elite-nya akan terjebak dalam krisis, meski kaya akan sumber daya alam.

Baca juga  Danramil 17 Adimulyo Hadiri Acara Halal Bi Halal dan Pelepasan Purna Tugas Sekcam Kecamatan Adimulyo di Gedung BPLKMD.

Hikmah terbesar Ramadhan adalah lahirnya kesadaran kolektif. Puasa dijalankan secara berjamaah, dengan aturan waktu yang sama, tujuan yang sama, dan disiplin yang sama. Ini adalah latihan sosial tentang kepatuhan pada kesepakatan bersama—sebuah fondasi penting bagi demokrasi, keadilan sosial, dan tata kelola pemerintahan yang sehat.

Siapa yang berhasil mengelola keinginannya, berarti ia telah selesai dengan dirinya sendiri. Siapa yang selesai dengan dirinya, akan mampu memberi manfaat bagi keluarganya. Dan siapa yang mampu melampaui lingkaran keluarga, ia akan bereskalasi memberi manfaat bagi umat dan bangsanya.

Pada akhirnya, nilai tertinggi manusia bukanlah apa yang ia miliki, melainkan sejauh mana ia memberi manfaat bagi orang lain. Dan Ramadhan, melalui puasa, adalah jalan sunyi menuju kesadaran itu.[]

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Mengantisipasi Karhutla, Ini Yang Dilakukan Personil Polsek Maliku

Artikel

Kapolda Kalbar Bersama Forkopimda Kalbar Melepas Mudik Gratis Khatulistiwa 2024

BERITA UTAMA

Rangkaian Kegiatan HUT Kodam VI/Mulawarman Personel Kodim 1009/Tla Bersihkan Taman Makam Pahlawan

BERITA UTAMA

Personel Sipropam Cek Kondisi Rutan Mapolresta Palangka Raya

Artikel

Polrestabes Surabaya Bongkar Peredaran Narkotika Senilai 10,9 Milliyar Selamatkan 61 Ribu Jiwa

BERITA UTAMA

Personil polsek sebangau kuala melaksanakan serah terima piket penjagaan mako polsek sebangau kuala

BERITA UTAMA

Kapolres Kendal Ikut Serta Penanaman Mangrove Nasional Secara Serentak Oleh Jajaran TNI di Pantai Ngebum

Artikel

Ketua LBH Akan Laporkan Ke Presiden Terkait Sengketa Lahan Landbow Masyarakat Kelapa