Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:23 WIB

Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana, Bupati Tegal Tekankan Normalisasi dan Percepatan Penanganan

Slawi,TargetNews.id -Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar rapat koordinasi mitigasi bencana menyikapi potensi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Maret. Rapat di gelar di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Tegal Rabu (18/02/2026).

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memimpin rapat untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir dan longsor. Dalam forum tersebut di bahas pula dukungan dari berbagai pihak, termasuk distribusi paket sembako dan relokasi lahan terdampak, guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah potensi cuaca ekstrem.

Ischak menjelaskan bahwa sedimentasi sungai dan penyempitan jembatan menjadi penyebab utama banjir di sejumlah wilayah. Ia menegaskan, penanganan harus dilakukan melalui skema darurat tanpa terhambat persoalan kewenangan.

Baca juga  Pernak-pernik Merah Putih Koramil 08 Bumiayu

Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Jika menunggu kewenangan PSDA, penanganan akan terhambat. Ini bencana banjir, sehingga langkah darurat harus diambil dengan normalisasi segera. Datangkan alat berat dalam satu hingga dua hari ke depan, baik melalui BTT maupun mekanisme lain, yang penting segera ditangani,” tegasnya.

Selain normalisasi, Ischak meminta percepatan inventarisasi Pembangunan Hunian Sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tanah bergerak, baik secara komunal maupun mandiri.

Segera inventarisasi pengajuan huntara, termasuk huntara mandiri, agar tidak ada warga terdampak yang luput dari perhatian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat terkait perpanjangan masa tanggap darurat, seraya menyampaikan bahwa surat pengajuan perpanjangan telah diajukan.

Baca juga  Gelar Minggu Kasih, Polsek Kahayan Kuala dengarkan Keluhan dan Harapan Masyarakat Desa Bahaur Tengah Kec.Kahayan Kuala

Yang terpenting, masyarakat dalam kondisi darurat tidak boleh kekurangan layanan,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin melaporkan sejumlah titik rawan, seperti Sidaharja dan Jembatan Cenang, masih dalam tahap verifikasi teknis.

Kami memastikan kelayakan lokasi dalam program Jembatan Merah Putih serta segera mengajukan BTT untuk penyewaan alat berat,” jelasnya.

Afifudin menambahkan, kendala cuaca sempat menghambat penurunan alat berat di sejumlah titik sungai.

Hujan lebat menyebabkan alat berat belum dapat diturunkan. Jika cuaca memungkinkan, proses akan dilanjutkan esok hari,” ujarnya.

Terkait dukungan logistik, ia menyebut stok sembako masih mencukupi meskipun terdapat kekurangan bahan pelengkap dan tenaga relawan.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Anggota Satpolairud Sambangi Masyarakat Pesisir Ajak Tidak buang Sampah Kesungai

BERITA UTAMA

Sambangi Pelaku Usaha Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Personil satbinmas himbau Penjual Telur di pasar Mingguan

Artikel

Tak main-main kontainer gagal naik seruduk tujuh pengendara motor di jembatan kapuas II

BERITA UTAMA

Cegah Tindak Pidana Premanisme, Polsek Maliku Gencarkan KRYD

BERITA UTAMA

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Sriyono SIP kunjungi Koramil 04/Ngadirejo

BERITA UTAMA

Swasembada Pangan 2025: Polres Pulang Pisau Perkuat Sinergi Kawal Penanaman Jagung

BERITA UTAMA

Permudah Akses Layanan Polisi, Polsek Pandih Batu Sosialisasikan Call Center 110

BERITA UTAMA

KASAL: “PRAJURIT KESATRIA MARINIR TIDAK PERNAH MENGENAL KATA TIDAK MUNGKIN