Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Home / HUKRIM / Tag

Senin, 23 Februari 2026 - 20:17 WIB

Catatan Dr. Lia Istifhama: 10 Hari Pertama Bulan Suci Ramadan

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Sepuluh hari pertama Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, sebagai ruang refleksi spiritual sekaligus sosial. Di tengah padatnya agenda kebangsaan, Lia memilih menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat etika pelayanan publik.

Dalam sejumlah kegiatan buka bersama, santunan anak yatim, hingga silaturahmi dengan tokoh masyarakat, Lia konsisten mengangkat pesan-pesan hadis Nabi Muhammad SAW sebagai pijakan.

Salah satu hadis yang ia jadikan pegangan adalah riwayat Tirmidzi: “Di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.”

Menurut Lia, pesan itu sangat relevan bagi pejabat publik.

“Ramadan ini momentum fokus pada kerja nyata. Tinggalkan polemik yang tidak produktif dan perbanyak kontribusi yang berdampak,” ujarnya, kemarin.

Dalam tausiyahnya yang melalui media sosial, Lia juga mengingatkan hadis tentang orang yang bangkrut di hari kiamat (HR Muslim). Yakni mereka yang datang dengan pahala ibadah, tetapi semasa hidupnya gemar menyakiti orang lain.

Baca juga  Pagi hari Polsek sebangau kuala gencarkan giat KRYD

“Jangan sampai kita rajin ibadah, tetapi melukai orang lain dengan ucapan atau tindakan,” tegasnya.

Baginya, Ramadan adalah momentum audit moral tahunan—terutama bagi pemegang amanah publik.

Mengutip hadis dari Abu Ya’la yang disahihkan Imam Hakim, Lia menekankan bahwa manusia tidak akan mampu mencukupi orang lain dengan harta semata, tetapi bisa dengan wajah yang bersahabat dan akhlak yang baik.

Ia menyebut pendekatan humanis dalam pelayanan masyarakat jauh lebih membekas dibanding bantuan material semata.

“Empati itu ibadah sosial,” katanya.

Memasuki hari-hari berikutnya, Lia mengingatkan tentang dua nikmat yang kerap membuat manusia tertipu: kesehatan dan waktu luang (HR Bukhari).

Menurutnya, Ramadan adalah sekolah disiplin.

“Kalau kita mampu mengatur waktu selama Ramadan, artinya kita sedang melatih kualitas diri,” jelasnya.

Dalam forum keluarga muda, Lia juga menyampaikan hadis tentang pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga dan menjadi pribadi terbaik bagi pasangan.

Ia meyakini ketahanan keluarga adalah fondasi ketahanan bangsa.

Baca juga  Personel Satlantas Polres Pulang Pisau, Menggelar Patroli Daerah Rawan Laka dan Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

Tak hanya itu, ia juga mengutip hadis riwayat Tirmidzi tentang besarnya pahala yang sebanding dengan ujian.

“Kalau diuji, jangan marah. Bisa jadi itu tanda Allah mencintai dan sedang menaikkan derajat kita,” ucapnya.

Di hari kesepuluh Ramadan, Lia menegaskan pentingnya menjaga integritas dengan mengingat hadis tentang tiga golongan yang tidak diajak bicara oleh Allah di hari kiamat (Muttafaq ‘alaih).

Menurutnya, jabatan bukan sarana mencari keuntungan pribadi.

“Ramadan adalah alarm moral bagi siapa pun yang memegang amanah,” tandasnya.

Menutup catatan sepuluh hari pertama Ramadan, Lia mengutip hadis Ibnu Mas’ud tentang dua jenis iri yang dibolehkan: kepada orang yang menggunakan hartanya di jalan kebaikan dan kepada orang yang berilmu serta mengamalkannya.

Ia berharap Ramadan melahirkan pribadi-pribadi dermawan sekaligus cerdas.

“Ramadan bukan hanya ritual, tapi sekolah akhlak dan kepemimpinan,” pungkasnya.

Sepuluh hari pertama pun berlalu dengan pesan yang kuat: ibadah harus berjalan beriringan dengan integritas, empati, dan tanggung jawab sosial.

ANIL

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Bhatarling Ngawi Ajak Petani Dukung Ketahanan Pangan Dengan Cara Aman

Artikel

Berikan Rasa Nyaman Personal Kodim 1009/Tla Bantu Amankan Kunjungan Warga Binaan Lapas Kelas II B Pelaihari

Artikel

HUT Bhayangkara ke-79, Kapolres Gelar Bakti Sosial

Artikel

Quick Respon Brimob Evakuasi Korban Laka Lantas di Gn. Bakaran Balikpapan

Artikel

Dankodiklatal Sambut Kedatangan Panglima TNI di Jawa Timur

BERITA UTAMA

Personil Polsek Sebangau Kuala bersama Instansi terkait gencar melakukan patroli dan berikan sosialisai larangan Membakar Hutan atau lahan kepada Masyarakat

Artikel

Hartanto Boechori: Pemblokiran Wartawan Refleksi Ketakutan Pejabat

BERITA UTAMA

Peresmian CV Semi Gandrung Rahayu (SGR) Tour & Travel di Warung Kemarang, Banyuwangi
error: Konten dilindungi!!