Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / POLRI / Tag

Senin, 23 Februari 2026 - 20:05 WIB

POLRES TEGAL MONITORING DAN PENGAMANAN LOKASI BENCANA TANAH BERGERAK

Jatinegara,Tegal.TargetNews.id – Personel Polres Tegal terus melaksanakan monitoring, pengamanan, serta pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Minggu 22 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di lokasi bencana. Selain melakukan pengamanan, personel juga melaksanakan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) terkait perkembangan situasi terkini di wilayah terdampak.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 900 rumah warga terdampak bencana tanah bergerak dengan rincian 405 unit rusak berat, 190 unit rusak sedang, 96 unit rusak ringan, 164 unit kategori masih baik, serta tambahan pendataan dari pemerintah desa sebanyak 45 unit. Selain itu, sejumlah fasilitas sosial, peribadatan, pendidikan, pemerintahan, dan infrastruktur jalan serta irigasi juga mengalami kerusakan.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, SH., S.IK., M.H. melalui Kasat Intelkam AKP Surahno, SH., M.H. menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama TNI, BPBD, PMI, dan pemerintah daerah terus melakukan evakuasi warga secara bertahap sesuai kondisi tanah yang masih aktif bergerak akibat curah hujan tinggi. Saat ini total pengungsi tercatat sebanyak 760 kepala keluarga atau 2.325 jiwa yang tersebar di sejumlah titik pengungsian.

Baca juga  Ziarah Rombongan Kodim 0817/Gresik Peringatan Hari Juang TNI AD di TMP Kabupaten Gresik

Untuk menjaga keamanan, Pleton Siaga Bencana Bhayangkara Polres Tegal melaksanakan patroli malam dan pengamanan di rumah warga yang ditinggalkan pengungsi guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Selain itu, distribusi logistik dilakukan secara terpusat melalui posko induk guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Selain pengamanan, layanan kesehatan terpadu juga terus berjalan di beberapa posko dengan jumlah kunjungan mencapai 1.261 kasus. Petugas kesehatan memberikan pelayanan medis, pemeriksaan rutin, serta rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Dalam upaya pemulihan, pemerintah daerah bersama stakeholder terkait tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, sebagai solusi relokasi warga terdampak. Proses pembangunan di rencanakan berlangsung hingga pertengahan Maret 2026.

Baca juga  SPBU Tengguli Tanjung Diduga Melanggar Pasal 55 Undang-undang No. 22 Tahun 2001 Tentang BBM.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, SH., S.IK., M.H. menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat.

Kami memastikan seluruh personel terus siaga di lokasi bencana untuk memberikan rasa aman, membantu proses evakuasi, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Polri akan selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi, terutama saat masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah susulan serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmen hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memastikan keamanan, keselamatan, dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana.(Fauzi/Targetnews.id)

Share :

Baca Juga

Artikel

Kajati Jatim Peroleh Penghargaan dari Dirut PLN Nusantara Power

Artikel

Giat dukungan terhadap program pemerintah Pusat tentang Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Cegah Tindak Pidana Premanisme Polsek Sebangau Kuala gencarkan KRYD

BERITA UTAMA

Kodim 1002/HST Lanjutkan Pembangunan Empat Jembatan Secara Gotong Royong Bersama Warga

Artikel

Crew Panther HS-1311 Courtesy Call Lanud Nugrah Rai

Artikel

Pelindo Regional 3 Lakukan Evakuasi Insiden Kapal Pacific 88 Dermaga Jamrud Selatan

Artikel

Pagi hari Polsek sebangau kuala gencarkan giat KRYD

BERITA UTAMA

Hutan Lindung Kota Waringin Berubah Fungsi Jadi Kebun Sawit, Ini Kata Pemerhati Lingkungan!!