Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / Tag

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:50 WIB

Penerima LPDP Menerima Miliaran, Senator Lia Istifhama Ungkap Syukur Studi S1 Hingga S3 Biaya Murah: Berkah Tanpa Gengsi

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Isu besarnya anggaran pendidikan bagi penerima beasiswa LPDP yang mencapai miliaran rupiah kembali menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyampaikan refleksi pribadinya tentang perjalanan akademik yang ia tempuh dengan biaya relatif terjangkau di dalam negeri.

“Alhamdulillah, saya dari S1 sampai S3 tidak membutuhkan biaya besar. Bahkan bisa dibilang jutaan saja dari dana pribadi. Yang saya rasakan adalah berkahnya, bukan gengsinya,” ujar Lia saat ditemui di Surabaya, Rabu (25/02/26).

Lia mengisahkan, saat menempuh S1 di IAIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Airlangga (Unair), dan STID Taruna Surabaya, biaya kuliahnya per semester tidak sampai Rp1,5 juta. Di IAIN sekitar Rp450 ribu, Unair sekitar Rp750 ribu, dan STID Taruna sekitar Rp200 ribu.

Baca juga  Tak Ingin Ada Korban, Satpolairud Polres Pulpis Sigap Perkuat Lantai Feri Jelang Musim Mudik

“Totalnya waktu itu tidak sampai satu setengah juta per semester. Bahkan saat skripsi, saya bekerja untuk membiayai kuliah sendiri,” tuturnya.

Jenjang magister (S2) ia tempuh dengan beasiswa studi dalam negeri sehingga tidak mengeluarkan biaya pribadi. Sementara saat S3, ia memperoleh bantuan Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPP) selama satu tahun, meskipun tetap ada dana pribadi yang digunakan hingga belasan juta rupiah. Jika ditotal, menurutnya, dana pribadi yang ia keluarkan hingga doktoral sekitar Rp30 juta.

Bagi Lia, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi tidak selalu identik dengan biaya mahal atau studi di luar negeri. Ia menekankan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia tanpa terjebak pada gengsi akademik.

Baca juga  Babinsa Koramil 06/Sruweng dan Bhabinkamtibmas Polsek Sruweng Sambangi Panwaslu Kecamatan

“Banyak tokoh nasional lahir dari kampus-kampus dalam negeri. Jadi pendidikan itu soal kesungguhan, integritas, dan kontribusi setelah lulus. Bukan sekadar mahalnya biaya,” tegasnya.

Menurut Lia, penguatan perguruan tinggi dalam negeri perlu terus dilakukan agar semakin kompetitif dan menjadi pilihan utama generasi muda Indonesia. Ia berharap kebijakan pendidikan tetap berorientasi pada pemerataan manfaat serta efektivitas penggunaan anggaran.

“Yang utama adalah keberkahan ilmunya dan manfaatnya bagi masyarakat. Tanpa gengsi, tapi berdampak,” pungkasnya.

ANIL

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Stop karhutla Personil Polsek Banting laksanakan sosialisai ke masyarakat

BERITA UTAMA

Sembari Patroli, Polsek Sabangau Beribadah Sholat Jum’at

Artikel

Terus Genjot Kemampuan Kehumasan, Humas Polri Gelar Sertifikasi Tingkat Pama

Artikel

Rutinitas Personil, polsek Kahayan kuala melaksanakan serah terima piket penjagaan mako polsek Kahayan kuala

Artikel

Babinsa Koramil 11/Mirit Komsos Dengan Masyarakat Di Wilayah Binaan.

Artikel

Antisipasi Tindak Kejahatan Pada Obyek Vital dan Sekitarnya Sat Samapta laks Patroli

BERITA UTAMA

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Pulang Pisau Patroli Rutin di Daerah Rawan Laka

Artikel

“Warsubi – Salman” Paslon Nomor 02 Gelar Paket Pasar Warsa Di Gelar lagi
error: Konten dilindungi!!