Home / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NARKOBA / NEWS / Tag

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:07 WIB

Skandal di Gedung Bulog: Oknum Anggota DPRD Pamekasan Diduga Gelar Pesta Narkoba dan Asusila

​TARGETNEWS.ID PAMEKASAN – Citra lembaga legislatif di Kabupaten Pamekasan kembali diguncang isu miring. Seorang oknum anggota DPRD berinisial SAF, yang diketahui berasal dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), dilaporkan terlibat dalam dugaan skandal kriminal berat yang melibatkan penggunaan narkotika dan tindakan asusila di lingkungan fasilitas negara.

​Peristiwa yang memicu kegaduhan publik ini diduga terjadi pada Minggu malam (7/12/2025). Lokasi yang digunakan bukanlah tempat privat, melainkan area Kantor Cabang Bulog Madura di Jl. Trunojoyo, Panglegur, Pamekasan.

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, SAF diduga mengundang seorang wanita berinisial VA asal Malang melalui perantara rekannya. Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 19.05 WIB tersebut disinyalir berubah menjadi pesta terlarang.

Baca juga  Polsek Maliku Laksanakan Patroli Cegah Aksi Premanisme di Wilkumnya

​Korban VA memberikan kesaksian yang mengejutkan. Ia mengaku dipaksa oleh SAF untuk mengonsumsi butiran pil yang diduga kuat sebagai ekstasi (ineks) saat dirinya sudah dalam pengaruh alkohol.

​”Ketika saya dalam kondisi tidak berdaya, oknum tersebut memaksa saya menelan pil tersebut,” ungkap VA dalam keterangannya kepada awak media.

​Kesaksian tersebut diperparah dengan dugaan upaya pelecehan seksual. Namun, berdasarkan pengakuan VA, tindakan tersebut tidak berjalan sesuai keinginan pelaku karena kondisi fisik sang oknum yang tidak mendukung saat kejadian, meski korban sudah berada dalam tekanan obat-obatan terlarang.

​Hingga berita ini diturunkan, desakan publik agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan dan aparat penegak hukum segera bertindak mulai menguat. Tindakan SAF dianggap tidak hanya melanggar kode etik pejabat publik, tetapi juga masuk dalam ranah pidana berat terkait UU Narkotika dan tindak pidana kekerasan seksual.

Baca juga  KEPALA BNN RI TEMUI MENKO POLKAM, SATUKAN LANGKAH WUJUDKAN INDONESIA BERSINAR

​Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp untuk memberikan klarifikasi atas tuduhan serius ini, SAF memberikan jawaban singkat.

“Tidak Pak,” tulisnya singkat, menepis semua tuduhan yang diarahkan kepadanya.

​Elemen masyarakat Pamekasan menuntut adanya investigasi menyeluruh. Jika terbukti benar, SAF terancam sanksi pemecatan secara tidak hormat serta proses hukum yang berlaku. Penggunaan fasilitas negara untuk kegiatan yang melanggar moral dan hukum dianggap sebagai bentuk degradasi kepemimpinan yang tidak bisa ditoleransi

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Kegiatan Patroli Daerah Rawan Potensi Karhutla di Wilkum Polsek Maliku

Artikel

Buka Kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Kadivpas Berpesan Lapas Kalabahi Andalannya Lapas di NTT

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Lumajang Raih Penghargaan Dari Dirlantas Polda Jatim

BERITA UTAMA

Personel Polsek Banama Tingang Sosialisasikan Pelayanan Publik Call Center Polsek Banama Tingang

Artikel

Berikan Teguran Kepada Pengendara Motor Yang Tidak Memakai Helm Oleh Sat Lantas Polres Pulang Pisau

BERITA UTAMA

Danramil 04/Kar Hadiri Undangan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW

BERITA UTAMA

Mengantisipasi Karhutla, Ini Yang Dilakukan Personil Polsek Maliku

Artikel

Satgas TMMD, ke-124 Kodim 1002/HST Terus Kejar Target Rehab Rumah Ibadah Langgar Darussalam