SIDOARJO – Senja Ramadan selalu membawa cerita tentang kepedulian dan kehangatan. Di hari ke-24 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (14/3/2026), Koordinator Wilayah Jawa Timur Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali menebarkan kebaikan dengan membagikan 1.000 paket takjil komplit kepada para pengguna jalan di Jalan Kolonel Sugiono, Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Di tengah padatnya arus kendaraan menjelang waktu berbuka, puluhan relawan MAKI Jatim berdiri di pinggir jalan dengan senyum ramah, menyapa para pengendara yang melintas. Satu per satu paket takjil diserahkan kepada mereka yang masih berada di perjalanan agar tetap bisa berbuka puasa tepat waktu.
Koordinator Wilayah MAKI Jatim, Heru, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Ramadan adalah waktu yang mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang masih di jalan tetap bisa merasakan kebahagiaan berbuka puasa, meskipun belum sampai di rumah,” ujar Heru.
Sebanyak 1.000 paket takjil disiapkan dengan penuh perhatian oleh para relawan. Paket tersebut terdiri dari 250 nasi telur Bali dan tahu Bali, 250 pack kurma, 250 botol es sirup melon dengan irisan blewah segar, serta 250 paket gorengan berisi donat coklat, dadar jagung, ote-ote, dan tahu isi.
Bagi sebagian orang, mungkin hanya sebuah paket makanan sederhana. Namun bagi mereka yang masih bekerja atau terjebak di perjalanan saat azan magrib hampir berkumandang, takjil itu menjadi penyelamat berbuka puasa.
Beberapa pengendara bahkan tampak tersenyum haru ketika menerima paket tersebut. Salah seorang di antaranya mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih kepada MAKI Jatim. Saya masih bekerja dan belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Takjil ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Heru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang dengan penuh semangat turut membantu kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan dan niat tulus untuk berbagi menjadi kekuatan utama dalam setiap kegiatan sosial MAKI Jatim.
Menjelang waktu berbuka, suasana di lokasi pembagian takjil dipenuhi kehangatan. Para relawan saling membantu, sementara para pengguna jalan yang menerima takjil menyampaikan senyum dan doa.
Kegiatan berbagi ini menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial yang rutin dilakukan MAKI Jawa Timur setiap Ramadan. Bagi MAKI Jatim, Ramadan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan, menumbuhkan kepedulian, dan menghadirkan kebahagiaan kecil bagi sesama di tengah perjalanan hidup mereka
Anil










