Kediri — Momentum Hari Raya Nyepi dimanfaatkan sebagai ajakan untuk refleksi diri dan menjaga keharmonisan hidup. Hal ini disampaikan oleh Mr. Abie KPP. Srie Soeputro Jowo Ujo Ciptonagoro, Owner Brilliant English Course Kampung Inggris Pare Kediri sekaligus Ketua Matra Jatim (Masyarakat Adat Nusantara).
Dalam ucapannya yang bertajuk “Rahajeng Rahina Nyepi”, ia menyampaikan harapan agar Hari Suci Nyepi membawa pencerahan, kedamaian, serta harmoni bagi seluruh masyarakat.
“Semoga hari yang suci ini membawa pencerahan, kedamaian, dan harmoni dalam hidup kita,” demikian pesan yang disampaikan dalam visual ucapan tersebut.
Nyepi sendiri merupakan hari raya umat Hindu yang identik dengan suasana hening, di mana masyarakat diajak untuk melakukan introspeksi diri melalui Catur Brata Penyepian, yakni amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
Melalui pesan ini, Mr. Abie juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Nyepi sebagai momentum memperkuat toleransi antar umat beragama serta menjaga persatuan di tengah keberagaman budaya Indonesia.
Ucapan ini turut didukung oleh berbagai lembaga pendidikan dan komunitas, sebagai bentuk sinergi dalam menyebarkan nilai-nilai kedamaian dan kebersamaan di momen hari besar keagamaan.
Selamat Hari Raya Nyepi. Semoga keheningan membawa kedamaian bagi semua.
ANIL










