Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggelar kegiatan halalbihalal secara virtual bersama seluruh satuan kerja Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur, Rabu (25/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon Kejati Jatim ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST., S.H., M.H., didampingi Wakil Kajati, para Asisten, serta para Koordinator.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kajati Jatim menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum reflektif untuk kembali kepada fitrah sebagai manusia yang bersih dan tulus. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki diri sekaligus mempererat silaturahmi antarsesama insan Adhyaksa.
“Idulfitri adalah saat yang tepat untuk kembali menjadi pribadi yang bersih. Atas nama pribadi dan lembaga, saya memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat salah dan khilaf. Mari kita bangun kembali semangat kebersamaan dengan hati yang jernih,” ujar Agus Sahat.
Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kejari di daerah yang dinilai tetap mampu menjaga profesionalitas dan integritas di tengah dinamika serta kompleksitas penegakan hukum yang terus berkembang.
Kajati Jatim turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas penanganan perkara, serta mengingatkan agar seluruh aparat tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai marwah institusi.
“Berpikirlah yang baik, bertindaklah dengan benar. Jadikan kesabaran, keikhlasan, dan kejujuran yang telah kita latih selama Ramadan sebagai fondasi dalam menjalankan tugas ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Saiful Bahri Siregar, S.H., M.H., dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Ia menekankan pentingnya menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk berbenah diri, memperbaiki kinerja, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kegiatan halalbihalal ini berlangsung interaktif melalui sesi dialog bersama 39 satuan kerja Kejari secara virtual. Selain sebagai ajang silaturahmi, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi guna memperkuat koordinasi, menyelaraskan langkah, serta meneguhkan semangat kebersamaan di lingkungan Kejaksaan se-Jawa Timur.
ANIL










