Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Rabu, 1 April 2026 - 17:09 WIB

Jejak Saweran” PD Pasar Surya: Desakan MAKI Jatim Usut hingga Puncak Kekuasaan

Surabaya – Riak dugaan korupsi di tubuh PD Pasar Surya tak lagi sekadar isu internal. Ia mulai menyentuh kegelisahan publik. Di tengah proses hukum yang berjalan, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru, menyuarakan satu hal penting: jangan berhenti di permukaan.

Penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tanjung Perak di kantor PD Pasar Surya, Jalan Manyar Kertoarjo, Senin (30/3/2026), menjadi titik awal membuka tabir praktik yang diduga telah lama berlangsung. Kasus ini berkaitan dengan pengelolaan sewa stand dan lahan kosong periode 2024–2025 yang ditengarai merugikan keuangan daerah hingga miliaran rupiah.

Bagi Heru, langkah Kejari Tanjung Perak patut diapresiasi. Namun lebih dari itu, ia mengingatkan bahwa keberanian sesungguhnya justru diuji setelah pintu penyidikan dibuka.

“Ini bukan sekadar soal administrasi sewa. Ada dugaan pola yang sudah mengakar. Kalau hanya berhenti di satu-dua orang, kita sedang membiarkan sistemnya tetap hidup,” ujarnya.

Ia menyoroti praktik yang selama ini menjadi bisik-bisik di kalangan internal pasar: dugaan “saweran” untuk mendapatkan jabatan direktur, hingga setoran yang harus berjalan saat menjabat.

Baca juga  Personel Sat Binmas Lakukan Sambang Dan Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Masyarakat

“Sudah jadi rahasia umum. Untuk duduk di kursi direktur, diduga harus nyawer. Setelah duduk, masih ada beban setoran. Ini bukan lagi oknum, ini pola,” tegasnya.

MAKI Jatim pun mendorong agar penyidikan tidak hanya menyasar pejabat aktif, tetapi juga para mantan direktur pasar di bawah kendali PD Pasar Surya. Menurut Heru, jejak masa lalu seringkali justru menjadi kunci membongkar praktik besar.

Ia bahkan menyinggung temuan tim Litbang MAKI Jatim terkait gaya hidup dan kepemilikan aset sejumlah mantan pejabat pasar yang dinilai tidak sebanding dengan profil jabatannya.

“Ada yang punya rumah, kendaraan, bahkan gaya hidup yang tidak mencerminkan penghasilan resminya. Ini harus diuji. Audit kekayaan itu penting, supaya publik tidak hanya disuguhi dugaan tanpa pembuktian,” katanya.

Lebih jauh, Heru melontarkan pernyataan yang tajam sekaligus mengundang perhatian: dugaan aliran dana “saweran” tidak berhenti di lingkaran internal, melainkan mengarah ke level yang lebih tinggi.

Baca juga  Ciptakan Kamseltibcar Lantas, Sat Lantas Polres Pulang Pisau Berikan Himbauan Ke Masyarakat

“Kalau ditelusuri dengan serius, kami menduga aliran dana ini tidak berhenti di bawah. Ada indikasi mengalir ke orang paling TOP di Kota Surabaya,” ungkapnya.

Pernyataan itu bukan tanpa risiko. Namun bagi MAKI, justru di situlah integritas penegakan hukum dipertaruhkan.

“Keberanian aparat akan diuji di titik ini. Apakah berani naik ke atas, atau berhenti di tengah jalan,” lanjutnya.

Dalam waktu dekat, MAKI Jatim berencana bertemu langsung dengan Kepala Kejari Tanjung Perak untuk menyerahkan data hasil penelusuran tim Litbang mereka. Harapannya sederhana, namun tidak ringan: membuka semuanya seterang mungkin.

“Kasus ini harus jadi momentum. Kalau memang ada praktik yang membudaya, ya harus diputus. Tidak boleh ada yang kebal,” pungkas Heru.

Di tengah hiruk-pikuk kota, kasus ini menjadi cermin: bahwa pasar bukan hanya tempat transaksi barang, tetapi juga bisa menjadi titik rawan transaksi kepentingan. Dan publik kini menunggu—apakah hukum akan benar-benar menyentuh hingga ke puncak, atau kembali berhenti di bawah.

ANIL

Share :

Baca Juga

Artikel

Wabup Sidoarjo Dorong Peningkatan UMKM Unggulan Desa Suwaluh

Artikel

Wapres RI Berkunjung Ke Jateng, Irdam IV/Diponegoro Laksanakan pendampingan Pengamanan VVIP

Artikel

Dalam Rangka Mencegah Terjadinya Tindak Pidana di Jalan Raya Polsek Jabiren Raya laksanakan kegiatan Rutin di daerah rawan

Artikel

Dua Anggota Polres Probolinggo Kota Ukir Prestasi Pada Kejuaraan Taekwondo Championship Malaysia 2024

BERITA UTAMA

Polresta Magelang Ungkap Ratusan Kilogram Obat Mercon Berikut Bahan Bakunya

Artikel

Komandan Brigif 2 Marinir Hadiri Bazar Murah TNI

BERITA UTAMA

Rebutan Gono Gini Akibat Orang Ketiga Surabaya  Ketua Majelis Hakim PA Surabaya Cek Harta Bersama

Artikel

Wadan Pasmar 2 Hadiri Penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL
error: Konten dilindungi!!