Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Rabu, 1 April 2026 - 17:07 WIB

Sentuhan Hangat Senator Cantik Lia Istifhama di Balik Aturan Pembatasan Media Sosial Anak

Surabaya – Di tengah arus deras dunia digital yang kian sulit dibendung, pemerintah akhirnya mengambil langkah tegas melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tunas yang resmi diberlakukan mulai 28 Maret 2026. Kebijakan ini bukan sekadar aturan, tetapi bentuk kepedulian negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia.

Di balik kebijakan tersebut, suara hangat datang dari Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Sosok yang dikenal cerdas sekaligus berparas menawan ini menyampaikan bahwa perlindungan anak di dunia digital tak cukup hanya dengan pembatasan teknis.

Dengan nada penuh kepedulian, Lia menegaskan bahwa anak-anak bukan hanya perlu dijaga, tetapi juga dipahami.

“Pembatasan ini penting sebagai bentuk perlindungan bagi anak-anak. Namun yang tidak kalah penting adalah edukasi digital, agar mereka memahami bagaimana menggunakan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Ini bukan sekadar melarang, tetapi membekali mereka dengan kemampuan literasi digital yang mumpuni,” tuturnya di Surabaya.

Baca juga  Danrem Wijayakusuma Serahkan Trophy Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi "Danrem 071 Cup

Baginya, dunia digital bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dikenali bersama. Ia pun mengajak para orang tua untuk hadir lebih dekat dalam kehidupan digital anak-anak mereka.

“Orang tua harus menjadi mitra bagi anak-anak di dunia maya. Bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai teman diskusi. Anak-anak butuh ruang untuk bercerita, untuk bertanya, dan untuk belajar memilah mana yang baik dan mana yang tidak,” ungkapnya.

Kehadiran orang tua, menurut Lia, adalah kunci yang tak tergantikan. Komunikasi yang hangat dan terbuka diyakini mampu menjadi benteng terkuat dari berbagai ancaman digital, mulai dari perundungan daring hingga paparan konten yang tidak sesuai usia.

Baca juga  Si jago merah lalap kanan kiri jembatan jurang jero

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa aturan ini akan diterapkan secara nasional, dengan kewajiban bagi seluruh platform digital untuk menerapkan verifikasi usia secara ketat.

Namun pada akhirnya, seperti yang disampaikan Lia, masa depan anak tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi oleh kedekatan, perhatian, dan cinta dari orang-orang terdekatnya.

Di tengah kebijakan yang tegas, pesan Lia terasa sederhana namun dalam: menjaga anak bukan hanya soal membatasi, tetapi juga menemani mereka tumbuh—termasuk di dunia digital yang tak kasat mata.

Anil

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Gelar Jumat Curhat, Polsek Kahayan Kuala dengarkan Keluhan dan Harapan Masyarakat Desa Bahaur hilir Kec.Kahayan Kuala

Artikel

PLH KAKANWIL NTT PIMPIN UPACARA TABUR BUNGA

Artikel

Cegah Karhutla Bhabinkamtibmas sampaikan Himbauan Cegah Karhutla

Artikel

Personel Polsek Sebangau Kuala Terus Berikan Himbauan dan Sosialisasi Karhutla Kepada Warga

BERITA UTAMA

Personel Polsek Kahayan Kuala sambangi warga dan Memberikan himbauan Tentang Larangan Membakar hutan dan lahan.

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 04/Kra Laksanakan monitoring Test Penjaringan Perangkat Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar

Artikel

Partai Golkar Buka Bareng Walkot dan Bakal Calon Walkot

BERITA UTAMA

Rakor PKP APBD 2026, Pemkot Tegal Perkuat Koordinasi dan Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan