Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Darah Kembali Tumpah: Dua Nyawa Melayang, IMASCO Dituding Jadi “Mesin Maut” — MAKI Jatim Ultimatum Penutupan

TargetNews.ID Surabaya, – Nyawa kembali melayang. Dua korban meninggal dunia dalam insiden yang dikaitkan dengan aktivitas pabrik semen IMASCO. Namun bagi publik, ini bukan sekadar tragedi—ini adalah pengulangan yang mematikan.

Kemarahan kini tak lagi bisa dibendung. Warga, aktivis, hingga kelompok sipil menyuarakan satu tuntutan keras: IMASCO harus dihentikan sebelum korban berikutnya jatuh.

Julukan “Monster IMASCO” yang selama ini bergema di tengah masyarakat kini berubah menjadi tudingan yang lebih serius—pabrik yang diduga menjadi “mesin maut” bagi warga di sekitarnya.

“Ini Pembiaran, Bukan Kecelakaan”
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo (Heru MAKI), melontarkan pernyataan paling keras sejauh ini. Ia menilai tragedi ini bukan lagi insiden biasa, melainkan bentuk kegagalan sistemik yang dibiarkan terjadi.

“Jangan lagi sebut ini kecelakaan. Ini pembiaran. Dua nyawa sudah hilang, dan itu cukup untuk membuktikan bahwa ada yang salah dan dibiarkan terus berjalan,” tegasnya.

Baca juga  Dan Pos Ramil 07/Teluk Keramat Dampingi Bupati Sambas Peletakan Batu Pertama Pembangunan Puskesmas

Heru bahkan secara terbuka mendesak penghentian total operasional IMASCO tanpa menunggu investigasi berlarut-larut.

“Hanya satu pilihan: tutup IMASCO sekarang. Setiap detik operasional berjalan, nyawa manusia dipertaruhkan.”

Ancaman Aksi Langsung: Rakyat Siap Turun
MAKI Jatim menyatakan tidak akan lagi berhenti pada pernyataan. Bersama kelompok masyarakat Laskar Jahanam, mereka mengisyaratkan aksi langsung jika pemerintah tetap pasif.

“Kalau negara tidak hadir, rakyat akan ambil peran. Ini bukan ancaman, ini peringatan,” ujar Heru.

Ketua Laskar Jahanam Jember, Dwi Agus Budiyanto, bahkan menegaskan kesiapan mobilisasi massa.

“Kami tidak bicara lagi soal aksi damai simbolik. Jika tidak ada penutupan, kami akan turun dengan kekuatan penuh. Ini soal nyawa, bukan negosiasi,” tegasnya.

Negara Diam, Nyawa Jadi Taruhan?
Sorotan tajam kini mengarah ke pemerintah dan aparat pengawas. Publik mempertanyakan:

Baca juga  Kapolres Pasuruan Ikuti Upacara Peringatan HUT TNI Ke-78 Tahun 2023

mengapa rangkaian insiden ini terus terjadi tanpa tindakan tegas?

Apakah pengawasan gagal?

Apakah ada kelalaian yang sengaja ditutup?

Ataukah kepentingan ekonomi lebih diutamakan dibanding keselamatan warga?

Pertanyaan-pertanyaan ini kian liar seiring diamnya pihak terkait.

IMASCO Bungkam di Tengah Tekanan
Hingga berita ini diturunkan, pihak IMASCO belum memberikan klarifikasi resmi. Tidak ada penjelasan, tidak ada tanggung jawab terbuka.
Sikap bungkam ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang sedang ditutup rapat.

Ultimatum Terbuka
Tekanan kini bukan lagi sekadar aspirasi—ini ultimatum.

Jika tidak ada langkah tegas dalam waktu dekat, potensi ledakan sosial di lapangan menjadi ancaman nyata.

Berapa Nyawa Lagi?

Tragedi ini menyisakan satu pertanyaan yang tak bisa lagi dihindari:

Berapa banyak nyawa lagi yang harus melayang sebelum IMASCO dihentikan?

Atau, apakah harus menunggu korban berikutnya agar negara akhirnya bertindak?

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Babinsa Samustida Dampingi Tim SID Lakukan Pengecekan Lahan Program Oplah Kecamatan Teluk Keramat

BERITA UTAMA

Patmor Samapta Kawal Pelaksanaan Sidang di Pengadilan Negeri

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Kelurahan Petuk Katimpun Laksanakan Sambag dan Monitoring

Artikel

Tekan Angka Kecelakaan Sat Lantas Tingkatkan Patroli Daerah Rawan Laka

Artikel

Waspada Banjir Rob, Polsek Pandih Batu Intensifkan Pengecekan Debit Sungai Kahayan

Artikel

Kapolres Tegal Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan Wisuda Purna Bakti, Tekankan Amanah Pengabdian dan Nilai Keteladanan

BERITA UTAMA

KANIT BINKAMSA POLRES PULANG PISAU LAKUKAN PENGECEKAN POS KAMLING DI DESA

BERITA UTAMA

Owner Jatim Park Group Beserta Seluruh Staf dan Karyawan.Mengucapkan. Selamat HUT RI Ke-81- 2026.