Pulang Pisau – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan menyukseskan program swasembada pangan tahun 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Sebangau Kuala menggelar aksi penanaman jagung serentak Kuartal I. Kegiatan ini dipusatkan di lahan pertanian milik warga di Desa Sebangau Mulya, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, pada Selasa (14/04/2026) Pagi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Sebangau Kuala Iptu Djunedie, Camat Sebangau Kuala, Ketua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kepala Desa Sebangau Mulya, serta melibatkan personel Bhabinkamtibmas dan kelompok tani setempat.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sebangau Kuala, Iptu Djunedie, menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.
“Hari ini kita bersama-sama turun ke lapangan untuk melaksanakan penanaman jagung komposit di lahan seluas 2,5 hektar. Ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret Polri dalam membantu masyarakat meningkatkan produktivitas pangan lokal,” ujar Iptu Djunedie di sela-sela kegiatan.
Lahan yang digunakan merupakan milik Bapak Dapin, warga RT 05 RW 06 Desa Sebangau Mulya. Dalam prosesnya, tim di lapangan menggunakan perpaduan alat tanam modern dan manual guna memastikan efisiensi penanaman bibit jagung unggul jenis komposit.
Lebih lanjut, Iptu Djunedie menjelaskan bahwa jagung dipilih karena memiliki peran strategis sebagai sumber karbohidrat alternatif sekaligus bahan baku utama pakan ternak. Dengan penguatan di sektor ini, diharapkan ketergantungan terhadap impor dapat ditekan dan kesejahteraan petani lokal meningkat.
“Sinergi antara Polri, Pemerintah Kecamatan, BPP, dan masyarakat adalah kunci. Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan di wilayah Sebangau Kuala tetap terjaga, sekaligus memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif,” tambahnya.
Melalui program penanaman serentak ini, diharapkan Desa Sebangau Mulya dapat menjadi salah satu lumbung pangan di Kabupaten Pulang Pisau, sekaligus menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam sektor pertanian demi kedaulatan pangan Indonesia yang berkelanjutan. (Humasrespulpis).










