Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pendidikan di Ujung Ujian Integritas: Peringatan Keras MAKI Jatim dari Sidoarjo Menggema Nasional

Sidoarjo – Peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan berubah menjadi panggung refleksi serius. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koordinator Wilayah Jawa Timur menyuarakan kegelisahan mendalam terhadap kondisi dunia pendidikan yang dinilai kian terancam oleh praktik korupsi.

 

Dari Sidoarjo, MAKI Jatim menegaskan bahwa ancaman terbesar bagi masa depan generasi bangsa bukan hanya soal akses atau kualitas pendidikan, melainkan praktik korupsi yang dinilai telah menggerogoti fondasi sistem pendidikan secara sistematis.

Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satryo, menyatakan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun bangsa yang cerdas, berintegritas, dan berkeadilan. Namun, ia mengingatkan, cita-cita tersebut akan menjadi sekadar retorika jika sistem pendidikan masih terjebak dalam pusaran kepentingan sempit dan penyalahgunaan kewenangan.

Baca juga  Kapolsek Jetis Bersama Forkopimca Jetis Gandeng Ulama Lakukan Safari Ramadhan

 

“Menjaga marwah pendidikan bukan tanggung jawab satu pihak. Ini kewajiban bersama—pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas,” tegasnya.

 

Heru juga menyoroti pentingnya menjaga dunia pendidikan agar tidak bergeser menjadi ruang transaksional yang sarat kepentingan. Menurutnya, pendidikan harus tetap berdiri sebagai sarana utama mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

 

Lebih jauh, MAKI Jatim mendorong adanya reformasi menyeluruh dalam tata kelola pendidikan, khususnya pada aspek transparansi dan akuntabilitas. Mereka menilai sejumlah kebijakan pendidikan masih berpotensi disusupi kepentingan non-substantif yang justru menghambat peningkatan kualitas dan pemerataan akses.

 

Dalam konteks ini, pengawasan publik dinilai menjadi kunci. MAKI Jatim menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat untuk memastikan setiap anggaran dan program pendidikan berjalan tepat sasaran serta bebas dari penyimpangan.

Baca juga  Kapolres Batu, Berikan Reward Pada Anggota Berprestasi dan Masyarakat Sebagai Mitra Polri

 

Selain itu, Heru mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghidupkan kembali semangat “Merdeka Belajar” sebagai gerakan yang tidak hanya berorientasi pada kebebasan akademik, tetapi juga berakar kuat pada nilai integritas.

“Tidak ada makna kebebasan belajar jika masih dibayangi praktik korupsi dan intervensi yang merusak esensi pendidikan,” ujarnya.

 

Momentum Hardiknas tahun ini pun menjadi pengingat bahwa perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa masih menghadapi tantangan kompleks. Seruan MAKI Jatim menjadi penegasan bahwa tanpa integritas, kemajuan pendidikan berisiko hanya menjadi ilusi.

 

Dengan nada kritis sekaligus konstruktif, MAKI Jatim menutup pernyataannya dengan ajakan tegas kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kebersihan, kehormatan, dan integritas dunia pendidikan, demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Pastikan Tepat Waktu, Kapolres Cek Progres Pembangunan SPPG di Dekat Mako Polairud

Artikel

KANIT BINKAMSA POLRES PULANG PISAU LAKUKAN PENGECEKAN POS KAMLING DI DESA

Artikel

Babinsa Temajuk Jadi Inspuktur Upacara Sekolah Dasar Negeri 16 Perbatasan

Artikel

Satlantas Polres Kediri Kota Himbau Supir Truk Jaga Keselamatan Berkendara

BERITA UTAMA

MASYARAKAT KALBAR SANGAT ATUSIAS IKUT GERAK JALAN SEHAT BERSAMA KETUA UMUM DPP PARTAI GERINDRA H.PRABOWO SUBIANTO

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau, Sosialisasi Penggunaan Helm dengan Benar

Artikel

Perdana, Tari Pesisir Bahari dari Kota Tegal Tampil di Festival Seni Budaya Nusantara

BERITA UTAMA

Patroli Stasioner di Kantor BAWASLU yang Dilaksanakan Sat Samapta dan Memastikan Aman