Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:46 WIB

Lautan Mahasiswa Menggema Jakarta, Tritura Kembali Menggugat Pemerintah Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Gelombang demonstrasi mahasiswa kembali menggema di Ibu Kota. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka terhadap berbagai persoalan ekonomi, sosial, dan politik yang dinilai semakin membebani rakyat.

Aksi unjuk rasa digelar di sejumlah titik strategis Jakarta dan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, hingga Kementerian Keuangan menjadi pusat konsentrasi massa. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sebanyak 4.263 personel gabungan kepolisian disiagakan guna mengamankan jalannya demonstrasi.

Di tengah bergemuruhnya lautan mahasiswa, Universitas Trisakti melalui aksi bertajuk “Tritura Kembali” menggelorakan tiga tuntutan utama di depan Gedung DPR/MPR RI. Tiga tuntutan tersebut dinilai sebagai refleksi dari keresahan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan pemerintah saat ini.

Pulihkan Ekonomi dan Politik Nasional

Mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional. Mereka menuntut penurunan harga bahan kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terciptanya stabilitas politik yang sehat dan kondusif. Menurut mereka, tingginya biaya hidup dan melemahnya daya beli masyarakat telah menjadi persoalan yang harus segera mendapatkan perhatian serius.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu melaksanakan patroli malam diKec. Pandih Batu

Berantas Inkompetensi Pejabat

Tuntutan kedua menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pejabat negara. Mahasiswa menilai sejumlah program pemerintah memerlukan peninjauan ulang agar lebih tepat sasaran dan tidak membebani keuangan negara. Mereka juga mendesak adanya perbaikan komunikasi publik pemerintah yang dinilai sering kali kurang mampu menjawab kegelisahan masyarakat.

Tegakkan Supremasi Sipil dan Evaluasi Program Pemerintah

Tuntutan ketiga menekankan pentingnya menjaga supremasi sipil dalam kehidupan bernegara. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah kebijakan publik yang dianggap perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Mahasiswa menilai bahwa setiap program yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap kritik serta evaluasi.

Kembalinya jargon Tritura ke ruang publik seolah menjadi simbol bahwa mahasiswa kembali menempatkan diri sebagai kekuatan moral dan agen perubahan. Sejarah mencatat bahwa gerakan mahasiswa memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa, baik pada tahun 1966 maupun 1998. Namun, di era demokrasi saat ini, demonstrasi tidak semestinya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari mekanisme kontrol sosial yang dijamin oleh konstitusi.

Baca juga  Bergiliran Bagi Bagi Ta’ jil Tiga Hari Romantis Di Gelar Di Area Kantor Madas Gresik Jawa Timur

Terlepas dari perbedaan pandangan dan tuntutan yang berkembang, satu hal yang patut dijaga bersama adalah agar seluruh proses penyampaian aspirasi berlangsung secara damai, konstitusional, serta terbebas dari kepentingan-kepentingan yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Lautan mahasiswa yang menggema di Jakarta sesungguhnya bukan sekadar suara demonstrasi. Ia adalah cermin dari denyut demokrasi yang masih hidup. Sebab dalam negara yang demokratis, kritik dan aspirasi rakyat bukanlah ancaman bagi kekuasaan, melainkan pengingat bahwa kekuasaan pada hakikatnya harus selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.[]**

**) Penulis,
Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM.
Ketua Dewan Pembina Pusat ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Berbagi dan Mengedukasi, Cara Satpolairud Polres Pulang Pisau Dekatkan Diri ke Warga Pesisir

Artikel

Danyonif 1 Marinir Kunjungi Prajurit dan Keluarga Prajurit Yang Sakit

BERITA UTAMA

Bhabinkamtibmas Laksanakan Himbauan di Desa Binaan

BERITA UTAMA

Layunya 3 Payung Konvertibel Menjadi Topik Kajian 4 Lembaga Di Sampang

BERITA UTAMA

Polres Sampang Siapkan 2 Bus Untuk Balik Mudik Gratis Tujuan Surabaya dan Jakarta

Artikel

Babinsa Koramil 1008-01/Muara Uya Laksanakan Pengamanan Jalan Santai HUT Ke-59 Kabupaten Tabalong

BERITA UTAMA

Danramil 09/Kutowinangun Hadir Pada Acara FKP Triwarno

BERITA UTAMA

Lagi-lagi sijago merah Dua Rumah Kosong Dijalan Siam Pontianak Dilalap Sijago Merah, Diduga Akibat Korsleting Listrik