Slawi,Targetnews.id – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmennya untuk meningkatkan dukungan hibah bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tegal guna memperkuat pelaksanaan program-program yang berdampak bagi perempuan dan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) GOW Kabupaten Tegal di Gedung PKK Kabupaten Tegal, Rabu (24/06/2026).
Dalam kesempatan itu, Ischak menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi wanita di Kabupaten Tegal yang selama ini aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah. Menurutnya, GOW memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong kemajuan masyarakat.
GOW adalah wadah perempuan yang bermartabat dan mitra strategis pemerintah. Perempuan tidak hanya berperan di dalam keluarga, tetapi juga menjadi penggerak perubahan di lingkungan masyarakat,” ujar Ischak.
Menanggapi aspirasi pengurus GOW terkait keberlanjutan operasional organisasi, Ischak menginstruksikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal dan perangkat daerah terkait untuk mengawal pengajuan hibah agar dapat dianggarkan secara optimal dan berkelanjutan. Ia juga menargetkan alokasi hibah bagi GOW dapat ditingkatkan menjadi minimal Rp200 juta pada tahun anggaran mendatang.
Menurut dia, dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar program kerja organisasi perempuan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Terlebih, GOW saat ini menaungi sekitar 30 organisasi wanita yang bergerak di berbagai bidang pembangunan.
Selain menyampaikan dukungan terhadap penguatan organisasi perempuan, Ischak juga menjelaskan terkait perpindahan sekretariat GOW dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Menurutnya, pengalihan gedung tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tegal menghadirkan Kantor Imigrasi baru di Kabupaten Tegal.
Ia mengatakan, kehadiran kantor imigrasi tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat dalam mengurus paspor tanpa harus pergi ke luar daerah, baik untuk keperluan ibadah umrah maupun perjalanan ke luar negeri.
Ibu-ibu harus bangga, karena keikhlasan fasilitasnya dialihkan, sekarang masyarakat Kabupaten Tegal tidak perlu jauh-jauh lagi ke luar kota untuk mengurus paspor, baik untuk umroh maupun perjalanan luar negeri. Ini adalah kontribusi nyata GOW untuk pelayanan publik yang lebih dekat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ischak juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menghadapi maraknya penyalahgunaan obat keras jenis Tramadol yang mulai menyasar kalangan remaja usia SMP dan SMA. Ia menilai keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah anak terjerumus pada perilaku berisiko, terlebih di tengah perkembangan media sosial yang semakin sulit diawasi.
Karena itu, ia mengajak para ibu untuk membangun komunikasi yang baik dengan anak, menciptakan suasana rumah yang nyaman, serta memantau perkembangan mereka secara aktif.
Anak-anak hanya menghabiskan waktu sekitar enam hingga tujuh jam di sekolah, sisanya ada di rumah. Peran ibu sangat penting untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman, mengajak anak mengobrol, dan memantau perkembangannya agar mereka tidak mencari pelarian negatif ke luar rumah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Tegal periode berjalan, Alfiyah, mengatakan Muskab merupakan forum tertinggi organisasi yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja lima tahun terakhir, merumuskan langkah strategis organisasi, serta memilih kepengurusan baru.
Muskab tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas dan Kemandirian Perempuan Menuju GOW Berdaya dan Berdampak”. Tema tersebut menjadi landasan bagi GOW dalam memperkuat kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah.
Alfiyah mengungkapkan bahwa seluruh program kerja GOW tetap dapat terlaksana meskipun organisasi sempat menghadapi dinamika anggaran. Hal itu, menurutnya, tidak lepas dari kerja sama dan gotong royong seluruh pengurus serta organisasi anggota.
Kami berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan tongkat estafet ini dengan lebih baik lagi,” ujarnya.
Perwakilan panitia, Mufriya, turut menyampaikan apresiasi atas pencairan dana hibah Pemerintah Kabupaten Tegal pada tahun ini. Dukungan tersebut memungkinkan pelaksanaan Muskab yang sempat tertunda sejak Desember 2025 dapat terlaksana dengan lancar tanpa memungut biaya dari anggota.
Muskab GOW Kabupaten Tegal dihadiri perwakilan dari 29 organisasi wanita aktif di Kabupaten Tegal, di antaranya Dharma Wanita Persatuan (DWP), Muslimat NU, Fatayat, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Aisyiyah, Wanita Kristen, Wanita Katolik, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI).(Fauzi/Targetnews.id)










